Ngeselin yaa punya teman yang diam-diam sering membicarakan kita di belakang. Di depan sih manis, eh, ternyata dia jadi musuh di belakang. Terus harus bagaimana dong?
Ekspresikan apa yang kita rasakan
Dalam persahabatan, kepercayaan memang penting banget. Kalau sahabat ternyata berkhianat, ungkapkan kekesalan dan kesedihan kita. Kita bisa menangis sepuasnya atau memilih untuk menceritakan kesedihan kepada sahabat tersebut secara langsung. Pokoknya, buat diri kita senyaman mungkin, sehingga perasaan jadi lebih lega.
Evaluasi lagi
Ketika perasaan mulai membaik, coba deh evaluasi lagi permasalahannya. Dengan begini, kita belajar untuk mulai menata perasaan, biar enggak terus terbawa perasaan dendam, kecewa, dan marah.
Mencoba menerima
Yes, sahabat memang udah jelas-jelas berkhianat. Satu-satunya jalan yang bisa kita lakukan adalah belajar untuk menerima pengkhianatan tersebut. Perasaan sakit hati pastinya memang susah untuk dilupakan. Semuanya memang butuh proses. Take your time to heal yourself!
Membuka diri lagi
Ketika perasaan tersakiti, kita menganggap semua orang bakal bersikap sama. Ujung-ujungnya, kita jadi malas untuk berteman lagi. Duh! Padahal kita tetap membutuhkan orang lain. Sehari atau dua hari marah-marah boleh aja. Hari berikutnya, yuk telepon teman lain untuk hangout bareng. Teman kan enggak hanya dia doang.
Kembalikan reputasi kita
Semua orang memang udah tahu rahasia kita. Bisa jadi orang lain udah punya anggapan berbeda tentang kita. Ya, enggak salah kok. Biarkan waktu menjawab. Orang lain pun akan tahu kalau ternyata sahabat kita lah yang membual. Tenang aja.
Belajar dari kesalahan
Marah, sedih, dan kecewa pastinya lah. Tapi dari pengalaman ini, kita jadi belajar untuk enggak terlalu menceritakan masalah kita ke semua orang sepenuhnya. Ngg, lebih baik ceritakan masalah kita kepada mama aja deh. Dijamin lebih aman.
Konsultasikan masalah ke guru
Kalau masalah kita memang udah menganggu banget. Kita boleh banget menceritakan masalah ke guru. Siapa tahu mereka memiliki solusi tepat. Jangan sampai deh urusan pelajaran jadi terganggu karena masalah ini.
See, punya teman pengkhianat enggak berarti dunia jadi berakhir kan? Cheer up, gals!
31/12/11
Cari Blog Ini
Popular Posts
-
Terkadang firasat memang menjadi salah satu yang membuat kita bertanya pada seseorang bahkan pada para orangtua yang lebih mengenal dunia...
-
Sejarah Perusahaan 1. Awal Berdiri sebagai Excelcomindo Pratama (1996) PT Excelcomindo Pratama didirikan pada 6 Oktober 1996 dan mulai ber...
-
Akhir-akhir ini terdengar kabar juga membuat saya geram dan ingin terjun bawah secara langsung untuk meninjau penyakit berkaitan dengan p...
-
Beasiswa Arryman 2025 @ Cakupan beasiswa • Tunjangan pendidikan penuh • Tunjangan tempat tinggal Biaya hidup • Asuransi kesehat...
-
Bla... bla.. bla... yang dimulai dri JUDUL dan Lainnya hehehe KATA PENGANTAR Alhamdulillah puji syukur saya panjatkan kepada Allah SW...
-
Ini Kisah Nyataku: Di Balik Gejala Penyakit Langka Jika dipelajari secara menyeluruh, gejala yang muncul pada wabah COVID-19 (Coronavi...
-
Perjalanan Panjang Merger Esia AHA Bakrie Telecom dan Ceria Sampoerna Telecom Menjadi NET1 Internet 1. Latar Belakang Bakrie Tel...
-
" Maka barang siapa yang sholat empat reka’at dan di setiap raka’at dia menbaca al fatihah 1x, al kautsar 17x, al ikhlash 5x, dan ...
-
Perjalanan Indosat-M3 Berikut informasi tentang perjalanan merger Indosat yang melibatkan berbagai operator telekomunikasi besar...
-
Berikut ulasannya tentang Tanya Jawab seputar Obat Gatal Multi Skabies yang paling banyak dicari oleh para orang tua penderita maupun si...