Tampilkan postingan dengan label OS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OS. Tampilkan semua postingan

22/11/11

Beberapa Aspek Perbedaan Windows Dan Linux

Sebagai SO server, Linux dirancang untuk tidak sering dimatikan dalam pengoperasiannya. Pencegahan memory leak di Linux mendapat porsi perhatian yang lebih besar dibanding pada Windows. Artinya, ketersediaan porsi memori yang bisa digunakan boleh berkurang pada Windows karena toh dalam waktu tidak lama sistem akan dijalankan mulai dari awal lagi.

1.Awal perkembangannya.
Windows berkembang dari dunia komputer mikro yang serba personal. Karena khusus untuk kebutuhan desktop, Windows sangat memfokuskan diri pada kesederhanaan penggunaan, pendekatan pada sisi end user dsb.

Linux berkembang dari dunia Unix dengan segala persoalan multi-tasking dan multi-usernya. Dengan kata lain, Linux dirancang dengan karakteristik server atau workstation high-end. Linux juga dikembangkan dengan kemampuan jaringan cukup tinggi dan sejak awal hidupnya sudah berusaha untuk berjalan pada berbagai arsitektur komputer, sehingga Linux tidak menjadikan kebutuhan desktop sebagai tujuan besa

2.Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI(
Jika aplikasinya, kepemilikan dilihat dari sisi HAKI, SO Windows dan kebanyakan program-program lisensi (rata-rata berharga $200 USD) merupakan sarat mutlak untuk penggunannya.
Sementara Linux dan program-program aplikasinya dilain pihak berlisensi gratis dan justru mendorong para penggunanya untuk menyebarluaskan perangkat lunak tersebut
.
3'.KelengkapanProgram
Windows tidak menyediakan banyak program setelah diinstal. Kalaupun ada mungkin hanya Internet Explorer, Media Player, Notepad, dan beberapa program kecil lainnya.Sekalipun Linux juga sebagai SO, setelah diinstal, akan ditemui banyak program dari hampir semua kategori program seperti Office Suite, Multimedia (Sound, Video, Graphics), Internet (Browser, Email, Chat, Downloader, Messenger, Torrent, News), 3D, Games, Utility, dan lain-lain.
.
4. Program Aplikasi
Windows unggul untuk aplikasi Office-nya. Diakui bahwa Microsoft Office termasuk tool yang sangat enak untuk bekerja di PC seperti menyiapkan presentasi, tulisan, laporan, agenda dll. Linux unggul dalam aplikasi Webserver, proxy server, firewall, mail server, Samba dll. Pada aplikasi server umumnya X-Windows tidak lagi digunakan di Linux, oleh karena itu Linux biasanya lebih hemat resources (memory & harddisk) di bandingkan Windows. Sementara komunitas Linux juga berusaha keras untuk mengejar ketinggalannya dalam aplikasi Office-nya dengan mengembangkan StarOffice yang dimotori oleh Sun Microsystems agar dapat digunakan secara cuma-cuma di atas Linux.

5.Konfigurasi Sistem
Berbeda dengan program Windows yang sudah siap pakai, di Linux ada kalanya perlu menyunting file secara manual melalui command line. Tetapi dengan adanya PCLINUX Control Center, konfigurasi sistem bisa dilakukan dengan mudah. PCLINUX memiliki deteksi perangkat keras yang baik sehingga hampir semuanya berjalan secara otomatis. Dan hampir semua program di PCLINUX disertai dengan konfigurasi yang juga sudah siap pakai

6. Dukungan Perangkat Keras
Tidak seperti kemudahan yang ditemui di Windows, terkadang suatu hardware tidak bisa bekerja di Linux. Hal ini bisa terjadi karena pembuat hardware tidak menyediakan driver versi Linux. Untungnya, belakangan ini cukup banyak vendor yang sudah memberikan dukungan driver Linux. Dan pengenalan Linux akan hardware semakin lama semakin meningkat sehingga mulai jarang terdengar permasalahan hardware di Linux.

7. Manajemen Proses
Apabila kita tekan tombol Crtl-Alt-Del pada saat sistem menjalankan Windows akan terlihat sejumlah proses yang sedang berjalan. Kalau dihitung dari 10 dan pengguna biasa bisa mengenali sebagian besar proses-proses ini.
Bila kita kirim perintah ps ax pada sistem Linux akan terlihat keterangan bahwa ada lebih dari 20 proses sedang berjalan. Mereka yang tidak mendalami sistem operasi tidak akan bisa mengenali sebagian besar dari proses-proses tersebut.

8.Sistem File
Windows menggunakan FAT dan NTFS. Windows tidak membedakan penggunaan nama file dengan huruf besar dan huruf kecil (case insensitive). Windows mengenal juga istilah drive untuk device dan partisi. Windows memiliki MyComputer sebagai root, yang didalamnya terdapat berbagai drive dan device. Windows juga tidak bisa membaca file sistem Linux (tanpa memanfaatkan program terpisah). Di sistem file, ekstensi nama file di Windows memiliki peranan penting.
Sementara Linux menggunakan ext2, ext3, reiserfs, xfs, jfs dan lain sebagainya. Linux dapat membaca dan menulis ke FAT32, dan dapat membaca dan menulis NTFS (eksperimental dan memanfaatkan proyek terpisah). Linux membedakan penggunaan huruf besar dan kecil dalam berbagai aspek penggunaan sistem operasi. Di Linux, istilah drive tidak digunakan. Yang digunakan adalah direktori biasa. Apabila dibandingkan dengan Windows, Linux mengenal direktori root (disimbolkan dengan /), yang didalamnya terdapat berbagai direktori dan device. Di Linux, ekstensi nama file tidak memiliki peranan penting

9.Waktu Pengoperasian
Sebagai SO personal workstation, Windows akan sering dimatikan apabila ditinggalkan pemiliknya untuk menghemat listrik karena tidak akan ada orang lain yang akan menggunakan komputer itu.
Sistem Linux dirancang untuk bisa digunakan bersama-sama oleh banyak orang. Karena itu perlindungan berkas dan proses-proses milik seseorang terhadap orang lain menjadi porsi besar dari perhatian perancangnya. Pada sistem Linux (dan Windows NT/2000/XP) identifikasi user sangat menentukan hak akses pengguna. Karena itu akan banyak ditemui pengguna Linux yang bekerja dengan user root (nama super user di dunia Unix).

10. Proteksi Sistem
Karena sistem Windows biasanya digunakan orang tertentu saja, maka sistem proteksi berkas-berkas di komputer tidak menjadi perhatian utama dalam perancangan Windows. Kapanpun pengguna Windows bisa menghapus, mengganti nama, memindah lokasi direktori file apapun yang ada di sistem. Login bukanlah keharusan bagi pengguna Windows 9x. Dengan cancel login prompt, bisa didapatkan hak akses segalanya.
Meskipun sama-sama sebagai sistem operasi (SO) komputer, Linux dan Windows memiliki perbedaan dalam banyak hal. Karena merupakan dua dunia yang berbeda, maka hampir semuanya bisa berbeda. Software yang didesain khusus untuk Windows tidak akan berjalan pada Linux, demikian juga sebaliknya.

11. Menangani Crash
Dibandingkan dengan Windows 95/98/ME, Linux jauh lebih stabil. Namun jika mengikuti petunjuk sistemnya dengan baik, Windows XP juga cukup stabil.Unix dan Linux mempunyai sifat multi-user. Linux menjalankan aplikasi secara berbeda dengan Windows. Ketika suatu aplikasi terkunci, Anda dapat mematikannya dengan mudah. Cukup menekan kombinasi tombol Ctrl + Esc, dan dapat memilih aplikasi (atau proses) mana yang bermasalah. Dan jika sistem grafis yang terkunci, bisa berpindah ke command-prompt (dengan menekan Ctrl+Alt+F1) dan membunuh proses software secara manual. Juga tersedia pilihan untuk merestart desktop saja dengan menekan Ctrl+Alt+Backspace. Ini berarti tidak harus melakukan reboot sekalipun sistem Linux sedang mengalami masalah.

12. Sistem Sistribusi
Windows hanya mengenal satu distribusi yaitu Microsoft. Sementara, Linux mengenal banyak distribusi yang merupakan kumpulan kernel Linux, pustaka - pustaka sistem, dan software - software yang dibungkus dengan prosedur tertentu. Yang membedakan antar distribusi bisa saja pada semua bagian tersebut (kernel yang berbeda versi dan pengaturan, software dan pustaka yang berbeda), termasuk prosedur pemaketannya.

Kemungkinan Migrasi
Di satu pihak, Windows dalam perkembangannya menyatu dengan garis produksi server NT menjadi Windows 2000 dan kemudian Windows XP. Di lain pihak, masyarakat opensource terus mengembangan user interface grafis untuk meningkatkan kenyamanan Linux untuk penggunaan sebagai workstation pribadi. Sejak kemunculan Windows 2000 dan perkembangan user interface grafis di Linux, mulai bisa dilihat kesetaraan Windows dan Linux yakni sistem operasi untuk server dan juga untuk workstation.
Migrasi pengguna dari Windows ke Linux dan sebaliknya tidak dapat terjadi secara spontan karena faktor kebiasaan yang sulit ditinggalkan. Selama penggunaan Windows dan program-program aplikasinya tidak terhalang oleh keharusan membayar lisensi, pengguna Windows tidak akan banyak beralih ke Linux. Kesuksesan Linux di Indonesia meraih perhatian dari pengguna komputer bergantung pada hak yang berwajib dalam mengkampanyekan penghormatan pada hak atas kekayaan intelektual.

11/03/11

Berbagi Ilmu - Hacking on Expired Certificate



Mau Install Aplikasi Handphone dari download tidak bisa!
Ikutilah ilmu ini dan jangan takut dengan permintaan sertifikat yang sah.
Meski dengan cara yang ilegal namun tujuannya demi legalnya handphone kita sendiri. Kecuali Handphone yang Kreditan cara pembeliannya.

Mari ikuti petunjuk dibawah ini.

Pertama:
Cara mendapatkan .Key dan .Cer yang akan di gunakan untuk hacking HP anda nantinya, ada baiknya memakai Web PC / HP juga boleh asalkan Pulsanya Oke...

1. Masuk http://cer.opda.cn/en/ dan lakukan registrasi untuk mendapatkan .Key dan .Cer yang akan anda butuhkan untuk hacking HP anda nanti pilih Logout.

2. Lakukan Login kembali lalu pilih menu "My Certificate", kemudian anda pilih 'Apply Cer", maka akan tampil 4 kolom yaitu : Model, IMEI, Comfirm IMEI, dan Remarks.

^Contoh^

MODEL: N900
IMEI:
3593500238xxxxxx
CONFIRM IMEI:
3593500238xxxxxx
REMARKS: Fauzans

Mengetahui IMEI hape anda ketik *#06# di HP dan secara otomatis tertampil.

3. Jika kolom yang anda isi sudah benar, maka akan tampil status permintaan anda di menuu "My Certificate", tunggulah sekitar 1 sampai 2 jam pilih Logout, lakukan Login kembali ke OPDA maka .Key dan .Cer anda sudah siap untuk di download.

tunggu 1 atau 2 jam laku pilih Logout, Lakukan Login kembali dan pilih menu "My Certificate", jika sudah akan tampil link .Cer dan .Key diklik untuk proses download dengan ukuran 102 s.d 300Kb dan simpanlah dengan membuat Folder tersendiri di E:\sertifikat dan E:\key di MMC HP.

Kedua: Lakukan Install "FreeSigner.sisx" dan "helooX2" (aplikasi inilah alat u hacking HP anda)

1. Sebelum menginstal FreeSigner.sisx (tool buat masukin .Key dan .Cer HP anda) ubahlah status waktu + tanggal HP anda menjadi 07-03-2009, lakukan install FreeSigner.sisx

setelah selesai Buka applikasi Free Signer yang baru di install

tekan pilihan setting
dan akan muncul beberapa kolom, tapi yang kita isi adalah yang ini:

a. Masukkan ".Cer" yang kita taruh di folder "sertifikat" tadi ke dalam kotak "Sign Cert"

b. Masukkan ".Key" yang anda taruh di folder "Key" ke dalam kotak "Sign Key".

c. Pada Output Directory ubah ke "Custom" dan Custom Directory ubah ke "E:\sertifikat" hasilnya nanti dari proses signed aplikasi tersebut ditempatkan di folder sertifikat

masih di aplikasi FreeSigner, di halaman depan aplikasi ini, klik 'add task' kemudian pilih / cari file instalan helooX unsigned barusan, tekan pilihan klik GO!

tunggu hingga proses selesai dan tutup aplikasi FreeSigner. Atur jam dan tanggal status normal sekarangg (jangan lupa) buka FileManager/X-plore kemudian masuk folder sertifikat akan ada file helloX signed dan Install hellowX signed

setelah terinstall, buka aplikasi tersebut
dan proses hacking akan berjalan beberapa menit. setelah selesai, tutup aplikasi tersebut, dan akan tampil otomatis aplikasi ROM Patcher+
kemudian anda Buka ROM Patcher+, akan ada 2 List Menu yaitu installserver_FP2 dan Open4all_RP+.

arahkan kursor ke installserver_FP2 tekan Pilihan klik add to auto

arahkan kursor ke Open4all_RP+ tekan Pilihan klik add to auto

yang terakir dan tekan Pilihan klik all patch apply

nanti tampilan icon install server dan open4all menjadi berstatus "O"atau Warna Hijau Terang. Selesai dan HP anda sudah di hacking, serta anda pun bisa bebas menginstall aplikasi tanpa takut sertifikat error pas install nya.

Sciens By Mr.Fauzans

Cari Blog Ini

Halaman

Popular Posts

Advertisement

Responsive Advertisement