Tampilkan postingan dengan label bangbie afiz. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bangbie afiz. Tampilkan semua postingan

11/02/13

Ulasan Hubungan Suami Istri

Rumah tangga adalah suatu tatanan masyarakat terkecil, dan dari rumah tanggalah suatu tatanan masyarakat terbentuk. Keberhasilan suatu masyarakat atau kegagalannya dimulai dari keberhasilan dan kegagalan anggotanya dalam menjalankan roda kehidupan dalam rumah tangga. Dan sebagaimana yang telah kita ketahui bersama bahwa setiap rumah tangga minimal terdiri dari suami dan istri.

Oleh karena itu syari’at Al Qur’an memberikan perhatian besar kepada hubungan antara suami dan istrinya, sampai-sampai Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam menjadikan baik dan buruknya hubungan seseorang dengan istrinya sebagai standar kepribadian seseorang,

“Sebaik-baik kalian ialah orang yang paling baik perilakunya terhadap istrinya, dan aku adalah orang yang paling baik dari kalian dalam memperlakukan istriku.” (HR. At Tirmizi dan dishahihkan oleh Al Albani)

Diantara syari’at Al Qur’an yang mengajarkan tentang metode hubungan suami istri yang baik ialah yang disebutkan dalam hadits berikut,

“Janganlah seorang lelaki mukmin membenci seorang mukminah (istrinya), bila ia membenci suatu perangai padanya, niscaya ia menyukai perangainya yang lain.” (HR. Muslim)

Imam An Nawawi rahimahullah menjelaskan hadits ini dengan menyebutkan contoh nyata, beliau berkata, “Tidaklah layak bagi seorang mukmin (suami yang beriman) untuk membenci seorang mukminah (istrinya yang beriman), bila ia mendapatkan padanya suatu perangai yang ia benci, niscaya ia mendapatkan padanya perangai lainnya yang ia sukai, misalnya bila istrinya tesebut berakhlak pemarah, akan tetapi mungkin saja ia adalah wanita yang taat beragama, atau cantik, atau pandai menjaga kehormatan dirinya, atau sayang kepadanya atau yang serupa dengan itu.” (Syarah Muslim Oleh Imam An Nawawi 10/58).

Diantara wujud nyata keindahan syari’at Al Qur’an dalam membina rumah tangga, ialah diwajibkannya seorang suami untuk menunaikan tanggung jawabnya secara penuh, tanpa terkurangi sedikitpun. Mari kita bersama-sama merenungkan kisah berikut,

“Dari Wahb bin Jabr, ia menuturkan, Sesungguhnya salah seorang budak milik Abdullah bin Amr pernah berkata kepadanya, Sesungguhnya aku berencana untuk tinggal selama satu bulan ini di sini di Baitul Maqdis. Maka Abdullah bin Amr bin Al ‘Ash bertanya kepadanya, Apakah engkau telah meninggalkan untuk keluargamu bekal yang dapat mereka makan selama satu bulan ini? Ia menjawab, Tidak. Abdullah bin Amr berkata kepadanya, Maka kembalilah ke keluargamu, lalu tinggalkan untuk mereka bekalnya, karena aku pernah mendengar Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda, Cukuplah sebagi dosa seseorang (yang akan mencelakakannya-pen) bila ia menyia-nyiakan orang-orang yang wajib ia nafkahi.” (HR. Ahmad, dan Al Baihaqi dan hadits ini diriwayatkan juga oleh Imam Muslim tanpa menyebutkan kisah sebelumnya)

Sebaliknya syari’at Al Qur’an juga mewajibkan atas kaum istri untuk senantiasa taat kepada suaminya, selama mereka tidak memerintahkannya dengan kemaksiatan. Agar kita dapat sedikit mengetahui betapa besar perhatian Islam dalam memerintahkan kaum istri untuk mentaati suaminya, maka marilah kita bersama-sama merenungkan dua hadits berikut,

“Seandainya aku diizinkan untuk memerintahkan seseorang agar bersujud kepada orang lain, niscaya aku akanperintahkan kaum istri untuk bersujud kepada suaminya.” (HR. Ahmad, At Tirmizi, dan Ibnu Majah)

Dan sabda beliau shollallahu ‘alaihi wasallam,

“Bila seorang wanita telah menunaikan sholat lima waktu, puasa bulan Ramadhan, menjaga kesucian farjinya, dan mentaati suaminya, niscaya akan dikatakan kepadanya, Masuklah ke surga dari delapan pintu surga yang manapun yang engkau suka.” (HR Ahmad, Ibnu Hibban dan dishahihkan oleh Al Albani)

Pada hadits ini Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam memberikan suatu pelajaran penting kepada kaum istri agar hubungannya dengan suaminya bukan hanya di dasari oleh rasa cinta semata. Akan tetapi lebih dari itu semua, ketaatannya kepada suami adalah salah satu bagian dari ibadahnya, dan salah satu ibadah yang amat agung, sampai-sampai disejajarkan dengan sholat lima waktu, dan puasa bulan Ramadhan. Sehingga dengan cara demikian, ketaatan dan kesetiaan kaum istri akan kekal hingga akhir hayatnya, dan tidak mudah luntur oleh berbagai badai yang menerpa bahtera rumah tangganya.

Hal ini tentu berbeda dengan kaum istri yang hanya mengandalkan rasa cintanya, ia akan mudah terhanyutkan oleh godaan dan badai kehidupan, sehingga tatkala ia menghadapi kesusahan atau godaan setan walau hanya sedikit, dengan mudah tergoyahkan. Dari sini kita dapat mengetahui alasan mengapa banyak kaum istri yang dengan mudah melawan suaminya, tidak taat kepadanya, dan bahkan berbuat serong dengan pria lain. Ini semua karena rasa cintanya telah luntur, atau mulai luntur oleh godaan ketampanan, atau jabatan atau harta dan yang serupa.

Dari lain sisi, syari’at Al Qur’an juga membentengi kaum suami agar dapat tetap istiqomah menjalankan tanggung jawabnya sebagai kepala rumah tangga, yaitu dengan menjadikan segala tugas dan kewajibannya sebagai bagian dari ibadah kepada Allah, sehingga kesetiaannya dan kewajibannya tidak mudah luntur atau lengkang karena terpaan masa atau godaan hijaunya rumput tetangga atau kawan sejawat dll.

“Sesungguhnya bila engkau meninggalkan ahli warismu dalam keadaan kaya, lebih baik daripada engkau meninggalkan mereka dalam keadaan miskin dan meminta-minta kepada orang lain. Dan sesungguhnya engkau tidaklah menafkahkan suatu nafkah yang engkau mengharap dengannya keridhaan Allah, melainkan engkau akan diberi pahala karenanya, sampaipun suapan makanan yang egkau suapkan ke mulut istrimu.” (Muttafaqun ‘alaih)

Dan lebih spesifik Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam menjadikan hubungan sebadan dengan istri sebagai salah satu amal shalih, sebagaimana beliau tegaskan dalam sabdanya berikut ini,

“Dan hubungan sebadanmu dengan istrimu adalah sedekah. Para sahabat bertanya: Ya Rasulullah, apakah salah seorang dari kita melampiaskan syahwatnya, kemudian ia dengannya mendapatkan pahala ? Beliau menjawab: bagaimana pendapat kalian, bila ia melampiaskan syahwatnya pada perbuatan yang haram, bukankah ia dengannya akan mendapatkan dosa? Demikian juga bila ia melampiaskannya pada tempat yang halal, maka ia mendapatkan pahala.” (HR. Muslim)

Imam An Nawawi menjelaskan hadits ini dengan berkata, “Pada hadits ini terdapat petunjuk bahwa perbuatan mubah akan menjadi amal ketaatan karena niat yang tulus. Hubungan sebadan akan menjadi ibadah bila pelakunya meniatkkan dengannya untuk memenuhi kebutuhan istri atau menggaulinya dengan cara-cara yang baik sebagaimana yang diperintahkan oleh Allah Ta’ala, atau untuk mencari keturunan yang shalih atau untuk menjaga dirinya atau menjaga istrinya atau keduanya dari memandang kepada yang diharamkan atau memikirkannya atau menginginkannya atau untuk tujuan-tujuan baik lainnya.” (Syarah Muslim oleh Imam An Nawawi 7/92).

03/02/13

11 Makna Al-Qur'an Yang Memiliki Rahmat


"sedikit banyaknya mungkin ini bisa menbantu kita memahami arti rahmat dalam al Qur'an... namun secara yuridis maupun ideology saya tidak bisa memastikan bila rahmat di luar al qur'an (Poro Pak Ustadz) bisa menpunyai arti yang seperti tertera diatas.."


Rahmat menurut interpretasi ulama Tafsir ad 11 makna:

1. Islam, dlm Q.s albaqoroh: 105,
يختص برحمته من يشاء
''Alloh mengkhususkan rahmat(islam)Nya kepada orang yang Alloh kehendaki''.

2. Iman, dlm Q.s Hud:28,
وآتاني رحمة من عنده

3. Surga, trdpt dlm Q.s Aly Imron : 107
ففي رحمة الله هم فيها خالدون

4. Hujan, trdpt dlm Q.s al a'rof: 57
بشرا بين يدي رحمته

5. Nikmat, trdpt dlm Q.s. An Nisa' : 112
ولولا فضل الله عليكم ورحمته

6. RizQi, dlm Q.s al isra' : 100,
خزائن رحمة ربي

7. Kemenangan, n Fath, Qs. Al ahzab: 17,
إن أراد بكم سوءا أو أراد بكم رحمة

8. Afiah. Qs. Az zumar: 38,
أو أرادني برحمة

9. Mawadah (damai dalam cinta), Qs. Al Hadiid: 27,
رأفة ورحمة

10. Maghfirah (ampunan), Q.s al an'am : 12,
كتب على نفسه الرحمة.
''dan Alloh mewajibkan atas DzatNya sifat pengampun''.

11. Ishmah (penjagaan) dr Allah, Q.s. HUD : 43,
لا عاصم اليوم من أمر الله إلا من رحم
 ''tiada yang menjaga di hari ini dari amruLlah (bencana) kecualai orang-orang yang Alloh lindungi..''.

"sedikit banyaknya mungkin ini bisa menbantu kita memahami arti rahmat dalam al Qur'an...
namun secara yuridis maupun ideology saya tidak bisa memastikan bila rahmat di luar al qur'an (Poro Pak Ustadz) bisa menpunyai arti yang seperti tertera diatas.."
hehehehehe..

Dialah (Alloh SWT) Yang Mengadili 4 Madzhab

Syaikuna Sulthoonul 'Ulama al Habieb Saalim bin Abdillah bin Umar asSyathiry sebagai 'Ulama syafi'i tulan yang mempunyai guru maliki tulen assayyid 'Alwy bin abbas al maghriby al makki dalam setiap halaqohnya selain memberikan pelajaran ushul dan furu'iyaah dalam madzhab syafi'i beliau acapkali memberikan pandangan fikroh-fikroh madzhab lain sebagai sebuah kedewasaan dalam bermadzhab, menjauhi tatbu'u rukhos, dan membuang rasa ta'ashub yang berlebihan.

suatu ketika di halaqoh fathal mu'in malam hari di rubath tareem bagian sutuh atas selatan, tempat dimana beliau selalu mengajar Habeib salim memberikan riwayat bagaimana Alloh mengadili ke empat imam madzhab.

beliau berkata:"nanti ketika Alloh s.w.t mengumpulkan manusia di mahsyar dan hari peradilan (yaumud-dien) didirikan, Alloh s.w.t memanggil ke empat imam madzhab, Hnafi, maliki, Syafi'i, dan ahmad ibn hambal".

Alloh berkata:"wahai kalian berempat, Aku menjadikan agama islam sebagai agama yang satu dan tidak terbagi-bagi (إن الدين عند الله الإسلام), lantas kenapa kalian menjadikan agama islam menjadi empat?!".

keempat imam lantas bersepakat, imam Ahmad sebagai yang termuda mewakili ke empatnya.

Imam Ahmad:"wahai Alloh yang memiliki hari pengadilan ini, jika Engkau mengadili kami sebagai pemecah islam menadi empat, siapakah yang menjadi al Qodhi di hari ini?".

Alloh s,w,t menjawab:"Akulah Qodhi/hakim di hari peradilan ini".

Imam Ahmad:"lantas bila kami berempat terdakwa membagi agama Islam menadi empat, siapakah yang menjadi saksi perbuatan kami?".

Alloh s.w.t menjawab:"Akulah saksinya".

Imam Ahmad:"wahai Alloh, di ke empat madzhab kami tidak diperkenankan seorang Qodhi menjadi seorang saksi, begitu pula seorang saksi tidak diperkenankan menjadi seorang Qodhi/hakim".

lantas Alloh s,w,t mengampuni ke empatnya, dan menanyakan keinginan mereka.
para Imam itu memintakan ampun kepada seluruh ummat yang bernaung dibawah panji-panji mereka, dan masuklah ke empat imam itu dan seluruh ummatnya ke dalam maghfiroh Alloh s.w.t.

*bila mana 'ulama' mutaakhirin sekaliber Imam Ahmad ibn Hajar al haytami mengatakan sebagaimana yang di nuqil oleh as Seqaff dalam karyanya tarsyiihul mustafiidiin bahwa mengikuti salah satu dari empat madzhab yang ada adalah sebuah keharusan dan fatwa tersebut di dukung oleh jumhur 'Ulama, sebuah pertanyaan besar muncul, Bagaiamanaka nasib firqoh yang selalu mengatakan bahwa al iltizaam bil madzhab al arba'ah adalah sebuah perbuatan bid'ah?

* Alloh s.w.t mencipatakan pola berpikir manusia berbeda-beda sebagai ketergantungan terhadap perbedaan alam yang berbeda pula. dalam Al Qur'an dan al Hadits ada nilai-nilai hukum yang tidak bisa dirubah karena telah sesuai dengan sudut pandang 'Aqly manusia dengan berbagai ragamnya yang akhirnya ini disebut Al maqthuu'u dilaalah/ al manshuush seperti kewajiban sholat, zakat, puasa, keharaman berzina dll.

di dalam al Qur'an dan al hadits ada pula nash yang masih bisa di gali hukumnya secara konklusif karena msih terjadi khilaf seperti maslah wasiat kepada hali waris yang akhirnya ini disebut an-nash al mujtahad, ada pula yang masih ketergantungan pada kontex/keadaan yang ada seperti ayat berperang sedangkan muslim dalam keadaan tak berdaya yang akhirnya inilah yang disebut alfatwa.

ketiga hal yang masih bernaungan di bawah an-nash ini keputusan akhirnya selalu menimbang maslahah dan mafsadah yang dibawa nash tersebut berikut besar kecilnya.

adapun semua hal yang tidak terdapat di dalam an-nash yang akhirnya di sebut al hgoiru al manshush, kesemuanya akan di larikan kepada al Qowaaidul 'ammad dengan menimbang maslahah dan mafsadah yang ada, jika kemaslahatan yang ungul maka hukumnya adalah boleh yang akhirnya ini disebut al mashoolihul mursalah.
dan proses ini pada kahirnya di sebut al muruunatu al islamiyah/kelenturan islam sebagai bukti bahwa islam layak dipakai disegala zaman.

an-nash al mujtahad dan al hgoiurul manshush inilah yang akhirnya melahirkan madzhab-madzhab yang berbeda  sesuai kemampuan, bakat, dan metode/pola berfikir masing-masing madzhab sebagi bentuk kepedulian al madzhab terhadap al qur'an dan al hadits serta memberikan jalan yang terbaik mengikuti silsilah dan sanad keilmuawan sampai pusarnya Rasuulullah s.a.w yang akhirnya ini disebut tadwiinul madzhab. yang sekarang tadwin al madzhab ini hanya dimiliki oleh empat madzhab, inilah alasan kenapa jumhur 'ulama mengharuskan mengikuti satu dari madzhab empat, dan melarang keluar dari keempat madzhab yang ada.

sebuah pertanyaan besar muncul, kenapa bermadzhab di katakan bid'ah?

bila kita bersyukur , ternyata Alloh mencetuskan pemikiran imam syafi'i dengan isbaaghul wudhu'(menyempurnakan wudhu'nya) dan mengembangkan madzhabnya di alam tropis, sedang cuacanya dan melimpah airnya, begitu pula sebaliknya meletakkan madzhab lain dialam yang panas, minim air, atau bahkan dialam yang sangat dingin, yang semuanya ini terlahir dari Rahmat Alloh s.w.t terlahir dari niatan baik dari ke empat imam madzhab dengan menimbang maslahat dan kontex yang ada. sejarahpun mengingat betapa indahnya kerukunan dalam bermadzhab.

sebuah pertanyaan besa, kenapa disana ada firQoh yang mengatakan bahwa mengikuti imam madzhab adalah bid'ah, haram, bahkan dikatakan kafir. firqoh ini memebebaskan penafsiran al Qur'an dengan metode yang ngawur tanpa memperhatikan kaidah-kaidah yang ada, bila dulu gerakan ini di pelopory oleh al khawarij, di qurun 13 di kembangkan oleh pengikut alwahhabiyah, maka sekarang metode ini menjamur dimana-mana dan dikenal dengan majlis tafsir al qur'an (MTA). firqoh ini mengadukkan masalah tauhid dan syari'at menjadi satu dengan pemahaman yang keliru, dan menghalalkan segala cara untuk mensukseskan tujuannya, bila dulu fiirqoh ini menancapkan tombak di mushaf al qur'an mengadakan tipu muslihat denga yel-yel merka la hukma illaLLooh yang akhirnya kasus ini disebut amru at tahkiim, maka di qurun 13 mereka membunuhi muadzzin yang membaca shalawat setelah adzan, orang berziarah qubur, melenyapakan karya-karya tulis, membakar segala bentuk kitab yang beriksikan shalawat dan pujian-pujian terhadap Rasuulullah s.a.w. yang di gencarkan oleh pengikut wahhabiyah, maka di era sekarang ini tak mengherankan bila  firqoh ini menyediakan pangkalan buat amerika dan sekutunya untuk membantai ummat islam yang berseberangan faham dengan mereka.

sebuah pertanyaan besar, 'ulama'-'ulama' dari firqoh ini memfatwakan boleh menyewa kuffar al harby demi membatai ahlu bid'ah yang sebenarnyalah yang mereka sebut sebagai ahlu bid'ah itu adalah ahlu sunnah yang menjalankan sunnah-sunnah Rasuulullah s.a.w dari yang kecil sampai yang besar, kebuataan firQoh inilah yang akhirnya menimbulkan klaim ahlu bid'ah.

bila firQoh ini mebid'ahkan madzhab yang ilmiyah dengan silsilah yang validitasnya dapat dipertanggung jawabkan, namun  mereka justru melegalkan fikroh-fikroh ngawur yang sangat bertentangan dengan kemanusiaan menciptakan opini dan klaim yang dapat menhancurkan ummat islam.
maka tiada lain tujuan meraka hanyalah menghancurkan islam dari dalam melalui ghozwul fikr, pemodohan ummat dan menghancurkan islam dari luar dengan melakukan invasi-invasi sekutunya.

walllohu al musta'aan..

"mari ucapkan al hamdulillah saya mengikuti salah satu empat madzhab... yang salafi wahabi silahkan nanti mencari bendera sendiri di padang mahsyar..."

29/09/12

Perbaikan Komputer Pada Kasus Corrupt Hal.dll Error



Masih tentang perbaikan komputer pada kasus yang sering menyebabkan blue screen of death (BSOD). Windows Hardware Abstraction Layer (HAL), adalah file yang menyembunyikan kerumitan perangkat keras dari aplikasi Windows. Ada beberapa cara yang berbeda dimana missing or corrupt hal.dll error menampakkan kesalahan dan dalam catatan para teknisi komputer, yang paling umum adalah:
  • Windows could not start because the following file is missing or corrupt: system32hal.dll. Please re-install a copy of the above file.
  • System32Hal.dll missing or corrupt: Please re-install a copy of the above file.
  • Cannot find WindowsSystem32hal.dll
  • Cannot find hal.dll
Pesan kesalahan missing or corrupt hal.dll akan muncul ketika komputer baru saja distart beberapa detik. Windows XP tidak dapat diloading secara penuh lalu pesan kesalahan ini muncul.
Penyebab missing or corrupt hal.dll
Penyebab dari “missing or corrupt hal.dll” termasuk secara alami, sebuah hal.dll rusak, file DLL atau file hal.dll terhapus atau dipindahkan dari lokasi yang seharusnya. Penyebab tambahan termasuk juga file boot.ini rusak atau hilang atau mungkin hard drive rusak secara fisik.
Penyelesaiannya;
  1. Restart PC Anda, Pesan hal.dll error bisa terjadi secara kebetulan.
  2. Periksa boot order di BIOS apakah sudah tepat. Anda bisa juga melihat kesalahan hal.dll jika urutan boot di BIOS pertama berpindah sebuah hard drive lain non-bootable selain drive utama hard drive.
  3. Jika Anda baru saja mengubah urutan boot atau baru-baru ini melakukan overclock BIOS Anda, ini mungkin yang menyebabkan masalah Anda.
  4. Jalankan Windows XP System Restore dari command prompt. Jika ini tidak bekerja atau Anda menerima pesan kesalahan hal.dll sebelum Anda dapat menyelesaikan proses ini, lanjutkan ke langkah berikut ini.
  5. Repair atau copy kembali file boot.ini. Hal ini akan bekerja jika penyebab masalah adalah file boot.ini Windows XP dan bukan file hal.dll, yang sering kali terjadi. CATATAN: Jika memperbaiki boot.ini tidak menyelesaikan masalah hal.dll tapi masalahnya muncul kembali setelah sebuah reboot dan Anda baru saja menginstal Internet Explorer 8 di Windows XP, IE8 bisa menjadi penyebab akar masalah hal.dll Anda.
  6. Buat partisi baru boot sektor untuk sistem partisi Windows XP. Jika partisi boot sektor telah rusak atau tidak dikonfigurasi dengan benar, Anda mungkin menerima kesalahan hal.dll
  7. Recover data dari bad sector pada hard drive Anda. Jika bagian fisik dari hard drive yang menyimpan setiap bagian dari file hal.dll telah rusak, Anda akan sering melihat kesalahan seperti ini
  8. Restore file hal.dll dari Windows XP CD. Jika file hal.dll benar-benar penyebab masalah, merepair dari CD Windows XP asli dapat menyelesaikan masalah Anda.
  9. Lakukan repair installation Windows XP. Jenis instalasi ini akan mengganti setiap file yang hilang atau rusak. Lanjutkan masalah jika ini tidak menyelesaikan masalah.
  10. Jalankan penginstalan total Windows XP. Jenis instalasi ini benar-benar akan menghapus Windows XP dari PC Anda dan menginstal lagi dari awal. Catatan: Jika langkah ini selesai hampir pasti akan menyelesaikan segala kesalahan hal.dll, namun ini merupakan proses yang memakan waktu. PENTING : Jika Anda install total karena tidak dapat membuka windows, maka Anda harus memahami bahwa Anda akan kehilangan file-file pada drive sistem.
  11. Tes hard drive. Jika semuanya telah gagal, termasuk instalasi bersih dari langkah terakhir, Anda kemungkinan besar menghadapi masalah hardware dengan hard drive Anda, tetapi Anda harus mengujinya untuk memastikan.
CATATAN LAGI; Penanganan masalah diatas hanya berlaku pada Windows XP, Windows XP Professional dan Windows XP Home Edition. Windows 7 dan Windows Vista tidak mengalami masalah ini.
Tips Cara Restore Hal.dll dari Windows XP CD
  1. Anda harus Melakukan Recovery Console Dengan CD Windows XP
  2. Ketika suda masuk jendela recovery console, ketik perintah berikut dan diakhiri dengan menekan [Enter]: expand d:i386hal.dl_ c:windowssystem32
  3. Dalam langkah diatas drive c: dianggap sebagai drive sistem sedangkan d: dianggap sebagai drive optik CD ROM. Lakukan penyesuaian drive sesuai keadaan komputer Anda.
  4. Jika Anda dikonfirmasi apakah akan meng-overwrite file, tekan huruf [ Y] pada keyboard. Tunggu hingga proses selesai.
  5. Keluarkan CD Windows XP, ketik [exit] lalu tekan [Enter] untuk restart PC.
Dengan asumsi bahwa hanya file hal.dll yang hilang atau rusak yang jdai masalah Anda, Windows XP sekarang harus start normal.

19/08/12

Betapa Miskinnya Kita

Suatu ketika seseorang yang sangat kaya mengajak anaknya mengunjungi sebuah kampung dengan tujuan utama memperlihatkan kepada anaknya betapa orang-orang bisa sangat miskin. Mereka menginap beberapa hari di sebuah daerah pertanian yang sangat miskin.

Pada perjalanan pulang, sang Ayah bertanya kepada anaknya.'Bagaimana perjalanan kali ini?'

'Wah, sangat luar biasa Ayah.' sahut anaknya.

'Kau lihatkan betapa manusia bisa sangat miskin.' kata ayahnya.

'Oh iya.' kata anaknya.

'Jadi, pelajaran apa yang dapat kamu ambil?' tanya ayahnya.

Kemudian si anak menjawab, 'Saya saksikan bahwa kita hanya punya satu anjing, mereka punya empat. Kita punya kolam renang yang luasnya sampai ke tengah taman kita dan mereka memiliki telaga yang tidak ada batasnya. Kita mengimpor lentera-lentera di taman kita dan mereka memiliki bintang-bintang pada malam hari. Kita memiliki patio sampai ke halaman depan, dan mereka memiliki cakrawala secara utuh. Kita memiliki sebidang tanah untuk tempat tinggal dan mereka memiliki ladang yang melampaui pandangan kita. Kita punya pelayan-pelayan untuk melayani kita, tapi mereka melayani sesamanya. Kita membeli untuk makanan kita, mereka menumbuhkannya sendiri. Kita mempunyai tembok untuk melindungi kekayaan kita dan mereka memiliki sahabat-sahabat untuk saling melindungi.'

Mendengar hal ini sang Ayah tak dapat berbicara. Kemudian sang anak menambahkan, 'Terima kasih Ayah, telah menunjukkan kepada saya betapa miskinnya kita.'

***

Kadang-kadang kita sering melupakan apa yang telah kita miliki dan terus memikirkan apa yang tidak kita punya. Apa yang dianggap tidak berharga oleh seseorang ternyata merupakan dambaan bagi orang lain. Semua ini tergantung dari cara pandang seseorang. Mungkin akan lebih baik jika kita bersyukur kepada Allah sebagai rasa terima kasih kita atas semua yang telah disediakan untuk kita daripada kita terus menerus khawatir untuk meminta apa yang belum kita miliki. Semoga kita semua termasuk orang-orang yang bersyukur. Aamiin.

Cari Blog Ini

Halaman

Popular Posts

Advertisement

Responsive Advertisement