Tampilkan postingan dengan label 15th tanpa kesadaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 15th tanpa kesadaran. Tampilkan semua postingan

18/12/13

Beberapa Alasan - Mengapa Laki2 Memilih Wanita Berjilbab

Dalam perjalanan sejarah bumi awal pertama Fitnah dan yang menyebabkan darah tumpah itu bermula dari fitnah wanita, Maka kita tak heran ketika Umar bin Khattab mengatakan jangan berjalan dibelakang wanita karena disanalah panah-panah setan ditembakkan kematamu.

Imam Bukhari merekam perkataan Nabi saw "“Tidaklah aku tinggalkan sesudahku suatu fitnah yang lebih membahayakan bagi laki-laki daripada (fitnah) wanita..." Hadist tersebut berkolerasi dengan sikap yang harus dimiliki oleh seorang Muslimah
yaitu menjaga dirinya agar tak menjadi Fitnah.

Sebagai muslimah yang baik hendaklah memakai jilbab, karena diakui atau tidak fitnah terbesar pada wanita adalah mereka para wanita yang tidak berjilbab. Namun perlu diketahui juga bahwa laki-laki yang baik akan lebih memilih waita berjilbab menurut fitrahnya.

Coba anda bayangkan jika anda ingin membeli kue di pasar. Pertama, ada kue yang dibungkus daun pisang atau plastik yg trasparan misalnya, namuan ada juga kue yang sama yang tidak terbungkus apapun. Mana yang akan anda pilhh..?? pastilah akan memilih kue yang masih terbungkus, sebab lebih dijamin kebersihannya dari kontaminasi tangan tangan yang penuh kuman dan virus, begitu juga dengan wanita berjilbab, pasti juga akan lebih dipilih karena pada hakikatnya lelaki yang tidak baikpun akan memilih pasangan yang baik apa bila harus memilih antara perempuan yang baik dan yang tiak baik, apa lagi lelaki yang baik pasti juga lebih demikian, dan wanita berjilbab ialah salah satu ciri wanita yang baik.

Wanita yang tidak berjibab 90% mengalami pelecehan, hal ini telah terbukti dengan tingginya pelecehan di Negara negara Eropa, karena mayoritas wanita eropa adalah wanita tidak berjilbab dan sangat diresahkan juga bahwa pelecehan akibat tidak memakai jilbab ini bukan hanya terjadi di negara-negara Eropa, tapi hal serupa juga menjalar ke negara kita juga, baik di pedesaan maupun perkotaan, bahkan yang bersetatus santriwatipun mengalami hal itu ketika mereka melepas jilbab, hal ini pernah saya lihat ketika seorang santriwati keluar dari rumah tanpa memakai jilbab.

Namun alhamdulillah hal itu tidak pernah saya temui dengan santriwati pp.Al-Khoirot, bahkan boleh dibilang sesuai yang saya ketahui khususnya didesaku bahwa santri wati pondok pesantren Al-Khoirot jauh lebih baik kualitasnya dari pondok pesantren yang lain.

Ada beberapa faktor penyebab seorang wanita tidak memakai jilbab diantaranya:

[-] Minimnya pengetahuan tentang islam atau jilbab
[-] Karena ikut pada tren yang berlaku
[-] Pengaruh teman
[-] Faktor lingkungan
[-] Belum terbiasa

Adapun beberapa hal yang bisa mencegah hal yang telah disebutkan di atas ialah :

[+] Beri pengarahan kepada para wanita yang tidak berjilb, agar mereka memakainya dengan rasa bangga
[+] Tanamkan berjilbab kepada anak perempuan sejak kecil
[+] Memberi motivasi kepada wanita yang tidak berjilbab, supaya berjilbab
[+] Memberitahu kepada mereka tentang beratnya siksa kepada wanita yang tidak berjilbab, seperti yang pernah disabdakan nabi yang diriwayatkan oleh imam Bukhori.

So, apa yang seharusnya engkau lakukan wahai para calon Ratu Penghuni Al-Arasy...

28/04/13

8 Hal Sepele Mengenai Minum dan Manfaatnya Teh

Banyak alasan kenapa orang minum teh. Jika anda punya kebiasaan itu,teruskan saja. Ada 8 manfaat yang terkandung dalam satu cangkir teh. Apa saja ?
1. Antioksidan dalam teh dapat melindungi tubuh dari efek polusi dan penuaan dini

2. Mengandung sedikit kafein. 1/8 cangkir kopi mengandung 135 mg kafein, sementara 1 cangkir teh hanya mengandung 30-40 mg kafein sehingga tidak membuat sakit kepala atau susah tidur

3. Mengurangi risiko serangan jantung dan stroke. Teh membuat peredaran darah lancar dan bersih. Hasil studi di Belanda memperlihatkan, orang yang minum 2-3 cangkir teh hitam perhari memiliki sedikit resiko serangan jantung daripada yang tidak pernah minum teh.

4. Perkuat tulang. Ternyata bukan hanya kalsium susu yang membuat tulang anda kuat, orang yang rutin minum teh memiliki massa tulang lebih padat.

5. Putihkan Gigi. Anggapan teh bisa membuat gigi nampak kusam rupanya tidak benar, sebab ternyata teh mengandung fluoride untuk mengusir karang gigi. Lebih bagus lagi jika seusai menggosok gigi, anda berkumur dengan teh tanpa gula.

6. Cegah Infeksi. Kandungan teh bisa memperkuat sistem kekebalan dan menangkal serangan infeksi.

7. Atasi kanker. Zat antioksidan bernama polyphenols yang ada dalam teh dapat memerangi kanker.

8. Bebas kalori. Tanpa tambahan pemanis, gula atau susu, teh tetap bebas kalori.

Dengan begitu, teh bagus dikonsumsi bagi orang yang berdiet atau yang ingin mempertahankan berat badan. Coba konsumsi teh hijau sekitar 4 cangkir per hari. Itu dapat membakar lebih dari 80 kalori yang tertimbun di tubuh.

03/02/13

Dialah (Alloh SWT) Yang Mengadili 4 Madzhab

Syaikuna Sulthoonul 'Ulama al Habieb Saalim bin Abdillah bin Umar asSyathiry sebagai 'Ulama syafi'i tulan yang mempunyai guru maliki tulen assayyid 'Alwy bin abbas al maghriby al makki dalam setiap halaqohnya selain memberikan pelajaran ushul dan furu'iyaah dalam madzhab syafi'i beliau acapkali memberikan pandangan fikroh-fikroh madzhab lain sebagai sebuah kedewasaan dalam bermadzhab, menjauhi tatbu'u rukhos, dan membuang rasa ta'ashub yang berlebihan.

suatu ketika di halaqoh fathal mu'in malam hari di rubath tareem bagian sutuh atas selatan, tempat dimana beliau selalu mengajar Habeib salim memberikan riwayat bagaimana Alloh mengadili ke empat imam madzhab.

beliau berkata:"nanti ketika Alloh s.w.t mengumpulkan manusia di mahsyar dan hari peradilan (yaumud-dien) didirikan, Alloh s.w.t memanggil ke empat imam madzhab, Hnafi, maliki, Syafi'i, dan ahmad ibn hambal".

Alloh berkata:"wahai kalian berempat, Aku menjadikan agama islam sebagai agama yang satu dan tidak terbagi-bagi (إن الدين عند الله الإسلام), lantas kenapa kalian menjadikan agama islam menjadi empat?!".

keempat imam lantas bersepakat, imam Ahmad sebagai yang termuda mewakili ke empatnya.

Imam Ahmad:"wahai Alloh yang memiliki hari pengadilan ini, jika Engkau mengadili kami sebagai pemecah islam menadi empat, siapakah yang menjadi al Qodhi di hari ini?".

Alloh s,w,t menjawab:"Akulah Qodhi/hakim di hari peradilan ini".

Imam Ahmad:"lantas bila kami berempat terdakwa membagi agama Islam menadi empat, siapakah yang menjadi saksi perbuatan kami?".

Alloh s.w.t menjawab:"Akulah saksinya".

Imam Ahmad:"wahai Alloh, di ke empat madzhab kami tidak diperkenankan seorang Qodhi menjadi seorang saksi, begitu pula seorang saksi tidak diperkenankan menjadi seorang Qodhi/hakim".

lantas Alloh s,w,t mengampuni ke empatnya, dan menanyakan keinginan mereka.
para Imam itu memintakan ampun kepada seluruh ummat yang bernaung dibawah panji-panji mereka, dan masuklah ke empat imam itu dan seluruh ummatnya ke dalam maghfiroh Alloh s.w.t.

*bila mana 'ulama' mutaakhirin sekaliber Imam Ahmad ibn Hajar al haytami mengatakan sebagaimana yang di nuqil oleh as Seqaff dalam karyanya tarsyiihul mustafiidiin bahwa mengikuti salah satu dari empat madzhab yang ada adalah sebuah keharusan dan fatwa tersebut di dukung oleh jumhur 'Ulama, sebuah pertanyaan besar muncul, Bagaiamanaka nasib firqoh yang selalu mengatakan bahwa al iltizaam bil madzhab al arba'ah adalah sebuah perbuatan bid'ah?

* Alloh s.w.t mencipatakan pola berpikir manusia berbeda-beda sebagai ketergantungan terhadap perbedaan alam yang berbeda pula. dalam Al Qur'an dan al Hadits ada nilai-nilai hukum yang tidak bisa dirubah karena telah sesuai dengan sudut pandang 'Aqly manusia dengan berbagai ragamnya yang akhirnya ini disebut Al maqthuu'u dilaalah/ al manshuush seperti kewajiban sholat, zakat, puasa, keharaman berzina dll.

di dalam al Qur'an dan al hadits ada pula nash yang masih bisa di gali hukumnya secara konklusif karena msih terjadi khilaf seperti maslah wasiat kepada hali waris yang akhirnya ini disebut an-nash al mujtahad, ada pula yang masih ketergantungan pada kontex/keadaan yang ada seperti ayat berperang sedangkan muslim dalam keadaan tak berdaya yang akhirnya inilah yang disebut alfatwa.

ketiga hal yang masih bernaungan di bawah an-nash ini keputusan akhirnya selalu menimbang maslahah dan mafsadah yang dibawa nash tersebut berikut besar kecilnya.

adapun semua hal yang tidak terdapat di dalam an-nash yang akhirnya di sebut al hgoiru al manshush, kesemuanya akan di larikan kepada al Qowaaidul 'ammad dengan menimbang maslahah dan mafsadah yang ada, jika kemaslahatan yang ungul maka hukumnya adalah boleh yang akhirnya ini disebut al mashoolihul mursalah.
dan proses ini pada kahirnya di sebut al muruunatu al islamiyah/kelenturan islam sebagai bukti bahwa islam layak dipakai disegala zaman.

an-nash al mujtahad dan al hgoiurul manshush inilah yang akhirnya melahirkan madzhab-madzhab yang berbeda  sesuai kemampuan, bakat, dan metode/pola berfikir masing-masing madzhab sebagi bentuk kepedulian al madzhab terhadap al qur'an dan al hadits serta memberikan jalan yang terbaik mengikuti silsilah dan sanad keilmuawan sampai pusarnya Rasuulullah s.a.w yang akhirnya ini disebut tadwiinul madzhab. yang sekarang tadwin al madzhab ini hanya dimiliki oleh empat madzhab, inilah alasan kenapa jumhur 'ulama mengharuskan mengikuti satu dari madzhab empat, dan melarang keluar dari keempat madzhab yang ada.

sebuah pertanyaan besar muncul, kenapa bermadzhab di katakan bid'ah?

bila kita bersyukur , ternyata Alloh mencetuskan pemikiran imam syafi'i dengan isbaaghul wudhu'(menyempurnakan wudhu'nya) dan mengembangkan madzhabnya di alam tropis, sedang cuacanya dan melimpah airnya, begitu pula sebaliknya meletakkan madzhab lain dialam yang panas, minim air, atau bahkan dialam yang sangat dingin, yang semuanya ini terlahir dari Rahmat Alloh s.w.t terlahir dari niatan baik dari ke empat imam madzhab dengan menimbang maslahat dan kontex yang ada. sejarahpun mengingat betapa indahnya kerukunan dalam bermadzhab.

sebuah pertanyaan besa, kenapa disana ada firQoh yang mengatakan bahwa mengikuti imam madzhab adalah bid'ah, haram, bahkan dikatakan kafir. firqoh ini memebebaskan penafsiran al Qur'an dengan metode yang ngawur tanpa memperhatikan kaidah-kaidah yang ada, bila dulu gerakan ini di pelopory oleh al khawarij, di qurun 13 di kembangkan oleh pengikut alwahhabiyah, maka sekarang metode ini menjamur dimana-mana dan dikenal dengan majlis tafsir al qur'an (MTA). firqoh ini mengadukkan masalah tauhid dan syari'at menjadi satu dengan pemahaman yang keliru, dan menghalalkan segala cara untuk mensukseskan tujuannya, bila dulu fiirqoh ini menancapkan tombak di mushaf al qur'an mengadakan tipu muslihat denga yel-yel merka la hukma illaLLooh yang akhirnya kasus ini disebut amru at tahkiim, maka di qurun 13 mereka membunuhi muadzzin yang membaca shalawat setelah adzan, orang berziarah qubur, melenyapakan karya-karya tulis, membakar segala bentuk kitab yang beriksikan shalawat dan pujian-pujian terhadap Rasuulullah s.a.w. yang di gencarkan oleh pengikut wahhabiyah, maka di era sekarang ini tak mengherankan bila  firqoh ini menyediakan pangkalan buat amerika dan sekutunya untuk membantai ummat islam yang berseberangan faham dengan mereka.

sebuah pertanyaan besar, 'ulama'-'ulama' dari firqoh ini memfatwakan boleh menyewa kuffar al harby demi membatai ahlu bid'ah yang sebenarnyalah yang mereka sebut sebagai ahlu bid'ah itu adalah ahlu sunnah yang menjalankan sunnah-sunnah Rasuulullah s.a.w dari yang kecil sampai yang besar, kebuataan firQoh inilah yang akhirnya menimbulkan klaim ahlu bid'ah.

bila firQoh ini mebid'ahkan madzhab yang ilmiyah dengan silsilah yang validitasnya dapat dipertanggung jawabkan, namun  mereka justru melegalkan fikroh-fikroh ngawur yang sangat bertentangan dengan kemanusiaan menciptakan opini dan klaim yang dapat menhancurkan ummat islam.
maka tiada lain tujuan meraka hanyalah menghancurkan islam dari dalam melalui ghozwul fikr, pemodohan ummat dan menghancurkan islam dari luar dengan melakukan invasi-invasi sekutunya.

walllohu al musta'aan..

"mari ucapkan al hamdulillah saya mengikuti salah satu empat madzhab... yang salafi wahabi silahkan nanti mencari bendera sendiri di padang mahsyar..."

17/01/13

DIBALIK SENTUHAN WANITA DAN PRIA YANG SUKA SELINGKUHAN


Seorang jendral, bintang lima sekalipun, waktu kecil menetek kepada ibunya. Belaian dan sentuhan sang ibu memberikan kemesraan dan perasaan aman baginya. Ini membantu membangkitkan rasa petualangan sang anak; menjadi lebih berani mengambil risiko ketika menghadapi situasi yg tidak biasa. Apakah sentuhan dan belaian itu tetap membekas ketika anak itu tumbuh menjadi dewasa, ketika ia sudah menjadi panglima atau calon presiden? Konon memang demikian. Sentuhan fisik wanita seperti yang pernah ia rasakan dalam pelukan ibu tetap memberikan rasa aman dihati dan membangkitkan keberanian untuk mengambil risiko yang lebih besar. Penelitian yang dilakukan oleh Jonathan Levav dari Univ. Columbia dan Jennifer Argo dari Univ. Alberta menemukan bahwa sentuhan fisik seorang wanita seperti tepukan dipunggung, meningkatkan toleransi risiko seorang pria. Laki-laki akan mempertaruhkan uang yang lebih besar dalam perjudian jika seorang wanita menepuk mereka dari belakang, lebih dari jika hanya berjabatan tangan atau diajak berbicara atau bila tepukan itu dilakukan oleh seorang pria. Mereka merasa lebih aman dan berani mengambil risiko yang lebih besar dari mereka yang tidak memperoleh sentuhan - tetapi hanya jika sentuhan itu dilakukan oleh seorang wanita.  Penelitian ini menyimpulkan bahwa sentuhan seorang wanita sama dampaknya pada seorang dewasa seperti halnya pada bayi: membuat mereka merasa aman dan lebih berani mengambil risiko.

Penelitian lain oleh Michael Baker dari Eastern California Univ. bahkan membuktikan bahwa laki-laki yang bermain blackjack setelah melihat wajah wanita cantik mengambil risiko lebih besar daripada mereka yang bermain setelah melihat wajah yang tidak menarik. Bila sedemikian ampuhnya efek sentuhan dan pengaruh seorang wanita, alangkah besar berkah maupun bahayanya. Bagi seorang prajurit yang baru pertama kali bertugas kemedan pertempuran, sentuhan tangan ibu dipunggung atau ciuman isteri ditangan menghilangkan semua rasa was-was dan gentar. Sebagaimana sebaliknya, sentuhan teman kencan anda dimeja judi mendorong anda memasang taruhan lebih besar yang dapat membuat anda jatuh miskin seketika. Pria dapat menjadi buta terhadap risiko ketika berdekatan dengan seorang wanita yang menarik hatinya, dan naluri kelaki-lakiannya membuat perhitungan "bagaimana kalau" ia berselingkuh dengannya. Perselingkuhan adalah hal yang tidak terpuji dari segi moral; tetapi menggairahkan dan menantang. Perselingkuhan yang tidak terbongkar adalah sukses ganda. Keluarga tetap bahagia dengan bonus tambahan gairah hidup baru! Demikian menggairahkannya sehingga orang mudah lupa akan risiko yang mungkin mennghadangnya.

Berikut adalah contoh terkini, bukti betapa wanita dapat membutakan pria dari risiko sebesar apapun. David Petraeus, pensiunan jendral bintang empat umur 60 tahun, direktur badan pusat intelejen negara adhi-daya - CIA, potensial sebagai capres AS pada pemilu 2016, sudah menikah 38 tahun dengan anak-anak yang sudah dewasa, berselingkuh dengan letnan kolonel Paula Broadwell, penulis otobiografinya yang 20 tahun lebih muda, ibu dua anak dari suami Dr. Scott Boradwell (43 th) ahli radiologi. Perselingkuhannya terbongkar gara-gara Paula mengancam saingan selingkuhnya Jill Kelley melalui e-mail gelap yang kemudian dilaporkannya ke FBI. FBI dengan kecanggihannya bukan saja dengan mudah menemukan si pengirim e-mail, tetapi sekaligus membongkar rahasia perselingkuhan antara Paula dengan sang jendral. Karir sang jendralpun pupus seketika dan terpaksa mengundurkan diri dari jabatannya 9 November lalu. Ia telah mengecewakan dirinya, keluarganya, bangsanya, negaranya serta menyalahi sumpah agamanya. Nasib Paula Broadwell tidak lebih baik karena ia sekarang dianggap sebagai biang kerok skandal militer Amerika

Kejahatan memang membawa serta hukumannya sendiri. Perbuatan jahat membuat otak pelakunya menjadi tumpul; lupa menghapus jejak, mengira orang lain bodoh. Ibarat pencuri yang ketinggalan dompet, ia memang minta dirinya untuk ditangkap…

26/10/12

Menghargai Orang Lain


Esensi ajaran Islam adalah keselamatan dan membuat orang menjadi selamat. Karena itu, umat Islam harus menghindarkan diri dari perbuatan yang membuat orang lain terganggu, baik dari lisan maupun tangannya. ''Seorang Muslim adalah orang yang bisa membawa selamat bagi orang lain dari perkataan dan perbuatannya,'' Rasulullah SAW menjelaskan. Islam juga menganjurkan seseorang untuk menghormati dan memuliakan orang lain, seperti perintah menyebarkan salam, memuliakan tamu, serta menghormati tetangga.

Pun perintah mencintai sesama Muslim sebagaimana mencintai diri sendiri. Bahkan, kepada mereka yang beragama lain pun Islam memerintahkan orang beriman agar menghormati dan menjalin kehidupan yang damai dan rukun. Sikap menghargai orang lain meliputi aspek kehidupan, seperti bersikap baik kepada saudaranya dan memiliki sifat-sifat yang baik serta bermurah hati kepadanya. Seperti ungkapan yang digambarkan oleh Allah, bahwa orang-orang beriman bersikap kasih sayang kepada sesama mukmin dan bersikap tegas kepada orang-orang kafir (QS 48: 29).

Sikap tegas kepada kaum non-Muslim yang dimaksud adalah tegas dalam prinsip akidah dan ibadah. Tidak ada kompromi dan pencampuradukan dalam akidah dan ibadah. Tetapi, tetap menjalin hubungan yang baik selama mereka juga berbuat baik dan bersedia hidup damai dengan umat Islam. Termasuk dalam sikap hormat dan menghargai orang lain adalah menggunakan tutur kata yang baik dan sopan dalam berkomunikasi. Dalam sebuah hadis riwayat Bukhari disebutkan Nabi SAW tidak pernah menggunakan bahasa yang jorok atau mengucapkan caci-makian dan hinaan. Jika beliau ingin memperingatkan seseorang, beliau mengatakan, ''Apa yang terjadi pada dirinya, mungkin keningnya tertutupi debu.'' Menghargai orang lain juga dapat berupa menghormati pendapat orang lain yang berbeda, bahkan bertentangan.

Tetapi, tetap mengajak berpikir kritis mencari kebenaran. Namun, apabila akhirnya tidak bisa dipertemukan, karena masing-masing memiliki argumen dan acuan berpikir yang kuat, maka harus ditumbuhkan sikap saling menghormati dan menghargai pandangan orang lain. Bukankah perbedaan pendapat yang diikuti sikap saling memahami dan menghormati justru akan menjadi rahmat bagi masing-masing? Karena, dengan perbedaan tersebut akan tumbuh dinamika berpikir. Untuk menumbuhkan sikap saling menghargai dan menghormati orang lain, harus diawali dari perbaikan kepribadian seseorang. Dimulai dengan menyadari diri yang penuh keterbatasan dan kekurangan.

Selanjutnya diikuti dengan menghilangkan sikap yang menganggap benar sendiri, atau bahwa pendapatnya atau pendapat kelompoknya yang paling benar dan orang lain salah. Apabila sikap-sikap kepribadian tersebut telah tertanam kuat dalam jiwa seorang Muslim, maka sikap saling menghargai antara yang satu dan lainnya akan mudah diwujudkan. Sehingga, esensi ajaran Islam yang bermakna selamat, keselamatan, dan membuat orang lain selamat menjadi kenyataan. Namun, apabila pembinaan kepribadian tersebut tidak dapat terwujud, maka perbedaan pendapat justru akan membuahkan konflik dan perpecahan, bahkan bencana bagi umat.

19/09/12

Jadi Pebisnis Butuh Tekad, Bukan Nekat!


Menjadi seorang wirausaha membutuhkan persiapan matang agar bisnis yang dijalankan bisa benar-benar berhasil. "Orang yang berwirausaha tidak 100 persen semuanya berhasil. Ini disebabkan mereka belum punya tekad untuk berwirausaha," ungkap pengusaha muda Billy Boen, dalam acara peluncuran sebuah buku di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ia mengungkapkan, kegagalan dalam memulai bisnis pada dasarnya terletak pada kemauan atau tekad yang dimiliki seseorang. Sampai saat ini masih banyak orang yang memulai bisnis dengan modal nekat saja. Bagi Billy, memulai bisnis dengan modal nekat justru membuat Anda lebih mudah mengalami kegagalan karena menghadapi beragam masalah dan akhirnya berhenti berusaha.


"Sebagian besar kegagalan bisnis disebabkan karena kenekatan seseorang. Mereka tergiur untuk menangguk untung yang tinggi dalam waktu singkat berbisnis," bebernya. Billy menjelaskan bahwa pada dasarnya nekat dan tekad berbisnis memiliki arti yang sangat berbeda. Nekat berbisnis memiliki arti bahwa Anda tidak punya persiapan dan perhitungan yang tepat terhadap bisnis yang akan dijalankan.




Ketika nekat berbisnis, Anda tidak berpikir panjang tentang berbagai hal yang harus dilakukan untuk memulai bisnis, misalnya survei pasar, lokasi usaha, persaingan, modal, sampai jenis produk yang akan dipasarkan. Kenekatan dalam berbisnis juga akan membuat Anda tidak siap ketika mengalami kegagalan dan harus gulung tikar.

Dibanding nekat, tekad-lah yang sebaiknya dipupuk agar bisnis bisa berjalan baik. Ketika memiliki tekad, Anda akan benar-benar memperhitungkan segala sesuatunya, mulai dari pangsa pasar, lokasi, target market, jenis usaha, modal, BEP, sampai inovasi yang dilakukan agar produk Anda dilirik dan laris di pasaran. Tekad akan membantu Anda untuk tetap kreatif dan inovatif dibandingkan hanya sekadar ikut-ikutan berbisnis.

Saat Anda punya tekad untuk membangun usaha, secara tak langsung Anda juga sudah memiliki mental pengusaha yang kuat. "Tak semua orang punya mental dan jiwa wirausaha. Seseorang yang punya mental wirausaha pasti siap menerima risiko kegagalan seberat apa pun dan siap untuk bangkit kembali," pungkas Billy.

Artikel pendukung MCC mS team membangun miniShop n' Repair untuk terus maju dan terus bersemangat, bukan untuk bersemangat mencari cinta buta akan kesadaran siapa Aku, siapa Anda dan siapa Mereka.

Salam Windowsbie7

18/08/12

Lima Belas Tahun Tanpa "Kesadaran"

Setiap manusia harus menghabiskan sebagian waktu hariannya untuk tidur. Tidak peduli seberapa banyaknya pekerjaan yang ia miliki atau hindari, ia tetap akan jatuh tertidur dan berada di tempat tidur untuk sedikitnya seperempat hari. Karenanya, manusia sadar hanya delapan belas jam sehari; ia menghabiskan sisa waktunya minimal rata-rata 6 jam per hari dalam ketidaksadaran total. Jika dinilai dari sisi ini, kita menjumpai gambaran yang mengejutkan: ¼ dari rata-rata 60 tahun kehidupan dihabiskan dalam ketidaksadaran total. 
Apakah kita memiliki alternatif selain tidur? Apa yang akan terjadi pada seseorang yang berkata, "Saya tidak ingin tidur?" 
Pertama, matanya akan menjadi merah dan warna kulitnya memucat. Jika jangka waktu tidak tidurnya bertambah, ia akan kehilangan kesadaran. 
Menutup mata dan ketidakmampuan untuk memfokuskan perhatian adalah fase awal tertidur. Ini adalah proses yang tidak dapat dielakkan, baik cantik atau jelek, kaya atau miskin, setiap orang mengalami proses yang sama.
Mirip dengan kematian, tepat sebelum tertidur seseorang mulai tidak sensitif terhadap dunia luar dan tidak memberikan respon terhadap rangsangan apa pun. Indra yang sebelumnya amat tajam mulai tidak dapat bekerja. Sementara itu, daya persepsi berubah. Tubuh mengurangi seluruh fungsinya menjadi minimum, membawa kepada disorientasi ruang dan waktu serta pergerakan tubuh yang lebih lambat. Keadaan ini, pada satu hal, merupakan bentuk lain kematian, yang didefinisikan sebagai keadaan di mana jiwa meninggalkan tubuh. Memang, saat tidur tubuh berbaring di ranjang sementara ruh mengalami hidup yang sangat berbeda di tempat yang sangat berbeda. Dalam mimpi, seseorang mungkin merasa berada di pantai pada suatu hari yang terik di musim panas, tanpa menyadari bahwa ia tengah terlelap di tempat tidur. Kematian pun memiliki tampilan luar yang serupa: ia memisahkan jiwa dari tubuh yang digunakannya di dunia dan membawanya ke dunia yang lain dalam tubuh yang baru. Untuk ini Allah berulangkali mengingatkan kita dalam Al Quran, satu-satunya wahyu sejati yang tersisa dan menuntun manusia ke jalan yang benar — akan kesamaan tidur dengan kematian.
Dan Dialah yang menidurkan kamu di malam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan di siang hari, kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari untuk disempurnakan umur yang telah ditentukan, kemudian kepada Allahlah kamu kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang dahulu kamu kerjakan. (QS. Al An'aam, 6: 60)
Allah memegang jiwa ketika matinya dan jiwa yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditetapkan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berpikir. (QS. Az-Zumar, 39: 42)
Karena kehilangan total seluruh fungsi indra, dengan kata lain, "dalam ketidaksadaran sebenarnya", seorang manusia menghabiskan hingga 1/3 hidupnya dalam tidur. Namun, ia sedikit sekali merenungkan fakta ini, tidak pernah menyadari bahwa ia meninggalkan segala yang dianggap penting di dunia ini. Ujian yang penting, banyaknya uang yang hilang dalam perdagangan saham atau permasalahan pribadi, singkatnya segala yang tampak penting sehari-hari menghilang begitu seseorang tertidur. Singkatnya, hal ini berarti kehilangan hubungan sepenuhnya dengan dunia. 
 
Seluruh contoh yang telah ditampilkan sejauh ini memberikan pemikiran yang jelas tentang pendeknya hidup dan sejumlah besar waktu yang dihabiskan untuk tugas "wajib" yang rutin. Ketika waktu yang digunakan untuk tugas "wajib" tersebut dikurangi, seseorang akan menyadari betapa singkatnya waktu yang tersisa untuk apa yang disebut kesenangan hidup. Dalam perenungan ulang, seseorang akan terkejut dengan panjangnya waktu yang dihabiskan untuk makan, merawat tubuh, tidur, atau bekerja untuk mendapat standar hidup yang lebih baik. 
Tidak diragukan lagi, perhitungan waktu yang dihabiskan untuk tugas rutin yang penting untuk hidup patut dipikirkan. Seperti dinyatakan sebelumnya, setidaknya 15-20 tahun dari 60 waktu hidup dihabiskan untuk tidur. Awal 5-10 tahun dari 40-45 tahun sisanya, dihabiskan dalam masa kanak-kanak, masa yang juga dilewati dalam keadaan yang hampir tidak sadar. Dengan kata lain, seorang berusia 60 tahun sudah menghabiskan sekitar separuh hidupnya tanpa kesadaran. Mengenai separuh hidup-nya yang lain, tersedia banyak statistik. Angka-angka ini misalnya, termasuk waktu yang digunakan untuk menyiapkan makanan, makan, mandi atau terjebak kemacetan. Daftar ini dapat diperpanjang lebih jauh. Kesimpulannya, yang tersisa dari sebuah hidup yang "panjang" hanyalah 3-5 tahun. Apa nilai penting hidup yang pendek tersebut dibandingkan dengan yang abadi? 
Tepat pada poin inilah terdapat jurang besar menganga antara mereka yang beriman dengan yang tidak beriman. Orang-orang yang tidak beriman, yang percaya bahwa hidup hanya ada di dunia, berjuang memanfaatkannya sebaik-baiknya. Namun ini adalah usaha yang tidak berguna: dunia ini pendek dan hidupnya dikelilingi dengan "kelemahan". Lebih lanjut, karena orang-orang yang tidak beriman tidak memercayai Allah, ia hidup dalam kehidupan yang penuh kesukaran, penuh dengan permasalahan dan ketakutan. 
Mereka yang memiliki iman, di sisi lain, melalui hidup mereka dengan mengingat Allah dan keberadaan-Nya pada setiap saat, sepanjang seluruh pekerjaan sepele dan memberatkan saat merawat tubuh, makan, minum, berdiri, duduk, berbaring, dan mencari penghidupan, dan lain-lain. Mereka menghabiskan hidup hanya untuk mencapai ridha Allah dan menjalani kehidupan yang damai, benar-benar terpisah dari seluruh kesedihan dan ketakutan duniawi. Kesimpulannya, mereka mencapai surga, sebuah tempat kebahagiaan abadi. Sama halnya, tujuan pokok hidup dinyatakan dalam ayat berikut:
Dan dikatakan kepada orang-orang yang bertakwa: "Apakah yang telah diturunkan oleh Tuhanmu?" Mereka menjawab: "kebaikan". Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat yang baik. Dan sesungguhnya kampung akhirat adalah lebih baik dan itulah sebaik-baik tempat bagi orang yang bertakwa. (QS. An-Nahl, 16: 30-31)

Cari Blog Ini

Halaman

Popular Posts

Advertisement

Responsive Advertisement