19/11/11

Tenaga Dalam Ilahi

Tenaga dalam dapat dibangkitkan dengan olah pernafasan, baik olah pernafasan yang ditekan pada perut, rongga dada maupun di bawah pusar yang dikombinasikan dengan pemusatan fikiran (konsentrasi penuh) pada satu titik. Dengan tenaga dalam seperti ini mampu menghimpun suatu kekuatan gaib yang disaring dari Daya Hayat/Daya Prana/Magnetis yang berada di dalam alam bebas maupun pada diri sendiri. Namun bila daya prana tersebut telah dipergunakan dan tidak dilatih secara rutin, maka daya prana akan menghilang dengan sendiri.

Tenaga dalam Ilahi (Celestial Plane) atau tenaga dalam frekuensi Ilahiah mempunyai metode yang khusus, berbeda dengan tenaga dalam yang lain. Tenaga Dalam Ilahiah hanya bersumber pada keyakinan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan dipadu dengan pemusatan pikiran yang jitu (konsentrasi penuh). Tenaga dalam ini akan berfungsi selamanya dan akan terisi kembali setelah dipergunakan. Pembangkitan dapat dilakukan dengan cara langsung maupun jarak jauh. Pembangkitan dengan getaran suara, melalui telepon bagi yang jarak jauh. Ilmu Tenaga Dalam Ilahi terdiri dari Tenaga Dalam Batin dan Tenaga Dalam Fisik, kombinasi keduanya membuat seorang praktisi tidak akan kehabisan energi atau kecapekan ketika melakukan praktek Tenaga Dalam Ilahi. Kebanyakan tenaga dalam dari aliran lain, hanya mempunyai salah satu aspek tersebut, yaitu Tenaga Dalam Fisik, sehingga sering kehabisan tenaga. Ilmu Tenaga Dalam Ilahi memadukan keduanya, kedua aspek tersebut akan melakukan pengisian secara otomatis setelah digunakan, tetapi untuk mempercepat dapat dilakukan dengan olah nafas.

Ilmu Tenaga Dalam Ilahi atau TDI berasal dari keyakinan hati yang paling dalam, bersih dan suci dan akhirnya akan menemukan keyakinan kita akan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa. Ilmu ini dapat difungsikan selama-lamanya dan tidak akan hilang. Tidak berlaku kontradiktif bila Anda belajar ilmu tenaga dalam/batin yang lain, asal beraliran putih.

Founder TDI adalah Ferizals.geo

ada 3 tingkat :
TDI Praktisi
TDI Guru
TDI Guru Sejati
Sumber : http://www.geocities.com/tdionline2006

10 Makanan Yang Membuat Anda Merasa Lebih Bahagia

Kamu telah mengalami hari yang buruk. Kamu merasa rewel dan kesepian. Apa yang harus dilakukan? Selain menemukan cara-cara untuk memperbaiki masalah Kamu, cobalah konsumsi makanan yang bisa membuat kamu bahagia. Caranya adalah pilih makanan yang kaya omega-3, asam folat, selenium, dan vitamin B12. Nutrisi ini dapat merubah suasana hati kamu menjadi lebih baik.

Apa aja makanannya…
cekidot…

Susu
Ya tentu susu kaya akan triptofan dan asam amino, trifopan dan asam amino dapat meningkat serotin pada otak kita. serotin adalah bahan kimia alami yang membuat kita bahagia dan tenang. Susu juga mengandung antioksidan, Kalsium, vitamin D, dan vitamin B12 yang membantu melawan stres dan penuaan.
Susu akan membuat kamu lebih bahagia, dan kandungan kalsium baik untuk tulang juga.

COKLAT
Siapa yang tidak mau makan coklat? tentunya bukan saya.
Cokelat mengandung anadamine, suatu bahan kimia otak yang membantu mencerahkan suasana hati kita.
Gula dalam cokelat juga meningkatkan tingkat endorfin kita ,yaitu hormon lain yang membuat kita bahagia. Tapi tidak baik juga mengkonsumsi coklat terlalu banyak.
Beras, roti, mie atau pasta
Makanan ini kaya akan karbohidrat.
Jangan percaya dengan semua diet rendah karbohidrat, diet seperti itu malah dapat membuat kita menjadi lebih pemarah dan suram. Makan makanan berkarbohidrat dapat meningkatkan tingkat serotonin kita, yang memiliki efek menenangkan.

Ikan Berminyak seperti Salmon, Mackerel, Sarden.
Ikan berminyak banyak mengandung omega-3 asam lemak, yang dapat meningkatkan suasana hati kita menjadi lebih baik.
dosis tinggi omega-3 bahkan dapat digunakan untuk mengobati depresi klinis. Kebanyakan ikan juga mengandung vitamin B6 dan B12, yang terlibat dalam produksi serotonin. Sebagai alternatif, kamu dapat mencoba suplemen omega-3. Makanan kaya omega-3 tidak hanya akan membuat kamu lebih bahagia, makanan itu juga baik untuk jantung dan otak.

Pisang
Pisang mengandung tryptophan, sejenis protein yang diubah tubuh menjadi serotonin. Dan kita tahu serotonin merupakan hormon yang bisa membuat kita lebih ceria. Pisang mengandung karbohidrat juga, yaitu untuk meningkatkan energi kita. kandungan kalium tinggi nya juga mencegah kram dan itu baik untuk berolahraga. Para ahli percaya bahwa pisang adalah salah satu buah paling sehat didunia . Jadi memakan dua buah pisang sehari dapat menjauhkan kamu dari penyakit.

Brokoli
Brokoli merupakan makanan menakjubkan yang kaya akan vitamin B, yaitu vitamin yang dapat membantu melawan stres. penelitian menunjukkan bahwa asam folat atau folat dalam brokoli dapat mengurangi temperamen kita.
Brokoli juga merupakan makanan anti kanker yang kuat, terbukti dalam penelitian laboratorium untuk menghambat sel kanker.
Bayam. Makanan favorit Popeye!
Seperti brokoli, bayam dikemas dengan asam folat dan vitamin B, vitamin B penting untuk membuat serotonin.
Sudah waktunya kita mengajarkan kepada anak-anak kita tentang hal ini.
Makanlah semangkuk bayam yang telah dimasak untuk memperoleh sekitar 250 mikrogram asam folat. Jumlah ini cukup untuk membuat kamu merasa seperti Popeye, penuh semangat untuk menghadapi hari.
Blueberry
Blueberry banyak mengandung antioksidan dan vitamin C, Antioksidan membantu mengeluarkan toksin (radikal bebas/racun) yang beredar di tubuh kita. radikal bebas dapat merusak organ tubuh kita dan menyebabkan kita menjadi lebih cepat tua, itu sebabnya kita perlu menghilangkannya. Blueberry juga mengandung serat, yang baik untuk pencernaan. Beberapa penelitiani menunjukkan bahwa blueberry dan stroberi dapat mencegah kanker dengan cara menghilangkan radikal bebas yang merusak.

Kacang dan kedelai.
Kacang yang mengandung banyak serat, asam folat, dan lemak omega-3, tiga bahan yang dikenal dapat meningkatkan suasana hati kita. Kacang juga merupakan sumber yang sangat baik dari zat besi dan kalsium, yang dapat meningkatkan sel-sel darah merah pada tubuh kita, dan baik untuk tulang. Selain itu, kedelai mengandung genistein, sebuah zat seperti estrogen lemah, yang dapat mencegah kanker prostat dan payudara.
Kopi
Kopi dapat meningkatkan energi kamu, membuat kamu merasa lebih waspada, dan dapat meningkatkan memori kamu.
kamu dapat memulai hari kamu dengan meminum secangkir kopi dan susu di pagi hari.
Namun, meminum kopi terlalu banyak dapat menyebabkan palpitasi jantung dan kecemasan, dan membuat sulit bagi kamu untuk tidur.
Dosis kecil kafein dapat meningkatkan mood kamu, tetapi jika terlalu banyak meminum kopi, bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

18/11/11

PRIBADI MUSLIM BERPRESTASI

Sekiranya kita hendak berbicara tentang Islam dan kemuliaannya, ternyata tidaklah cukup hanya berbicara mengenai ibadah ritual belaka. Tidaklah cukup hanya berbicara seputar shaum, shalat, zakat, dan haji. Begitupun jikalau kita berbicara tentang peninggalan Rasulullah SAW, maka tidak cukup hanya mengingat indahnya senyum beliau, tidak hanya sekedar mengenang keramah-tamahan dan kelemah-lembutan tutur katanya, tetapi harus kita lengkapi pula dengan bentuk pribadi lain dari Rasulullah, yaitu : beliau adalah orang yang sangat menyukai dan mencintai prestasi!

Hampir setiap perbuatan yang dilakukan Rasulullah SAW selalu terjaga mutunya. Begitu mempesona kualitasnya. Shalat beliau adalah shalat yang bermutu tinggi, shalat yang prestatif, khusyuk namanya. Amal-amal beliau merupakan amal-amal yang terpelihara kualitasnya, bermutu tinggi, ikhlas namanya. Demikian juga keberaniannya, tafakurnya, dan aneka kiprah hidup keseharian lainnya. Seluruhnya senantiasa dijaga untuk suatu mutu yang tertinggi.

Ya, beliau adalah pribadi yang sangat menjaga prestasi dan mempertahankan kualitas terbaik dari apa yang sanggup dilakukannya. Tidak heran kalau Allah Azza wa Jalla menegaskan, "Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang-orang yang mengharap rahmat Allah ..." (QS. Al Ahzab [33] : 21)

Kalau ada yang bertanya, mengapa sekarang umat Islam belum ditakdirkan unggul dalam kaitan kedudukannya sebagai khalifah di muka bumi ini? Seandainya kita mau jujur dan sudi merenung, mungkin ada hal yang tertinggal di dalam menyuritauladani pribadi Nabi SAW. Yakni, kita belum terbiasa dengan kata prestasi. Kita masih terasa asing dengan kata kualitas. Dan kita pun kerapkali terperangah manakala mendengar kata unggul. Padahal, itu merupakan bagian yang sangat penting dari peninggalan Rasulullah SAW yang diwariskan untuk umatnya hingga akhir zaman.

Akibat tidak terbiasa dengan istilah-istilah tersebut, kita pun jadinya tidak lagi merasa bersalah andaikata tidak tergolong menjadi orang yang berprestasi. Kita tidak merasa kecewa ketika tidak bisa memberikan yang terbaik dari apa yang bisa kita lakukan. Lihat saja shalat dan shaum kita, yang merupakan amalan yang paling pokok dalam menjalankan syariat Islam. Kita jarang merasa kecewa andaikata shalat kita tidak khusyuk. Kita jarang merasa kecewa manakala bacaan kita kurang indah dan mengena. Kita pun jarang kecewa sekiranya shaum Ramadhan kita berlalu tanpa kita evaluasi mutunya.

Kita memang banyak melakukan hal-hal yang ada dalam aturan agama tetapi kadang-kadang tidak tergerak untuk meningkatkan mutunya atau minimal kecewa dengan mutu yang tidak baik. Tentu saja tidak semua dari kita yang memiliki kebiasaan kurang baik semacam ini. Akan tetapi, kalau berani jujur, mungkin kita termasuk salah satu diantara yang jarang mementingkan kualitas.

Padahal, adalah sudah merupakan sunnatullah bahwa yang mendapatkan predikat terbaik hanyalah orang-orang yang paling berkualitas dalam sisi dan segi apa yang Allah takdirkan ada dalam episode kehidupan dunia ini. Baik dalam urusan duniawi maupun ukhrawi, Allah Azza wa Jalla selalu mementingkan penilaian terbaik dari mutu yang bisa dilakukan.

Misalnya saja shalat, "Qadaflahal mu’minuun. Alladziina hum fii shalaatihim" (QS. Al Mu’minuun [23] : 1-2). Amat sangat berbahagia serta beruntung bagi orang yang khusyuk dalam shalatnya. Artinya, shalat yang terpelihara mutunya, yang dilakukan oleh orang yang benar-benar menjaga kualitas shalatnya. Sebaliknya, "Fawailullilmushalliin. Alladziina hum’an shalatihim saahuun" (QS. Al Maa’uun [107] : 4-5). Kecelakaanlah bagi orang-orang yang lalai dalam shalatnya!

Amal baru diterima kalau benar-benar bermutu tinggi ikhlasnya. Allah Azza wa Jalla berfirman, "Padahal mereka tidak disuruh, kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus dan supaya mereka mendirikan shalat serta menunaikan zakat, dan yang demikian itulah agama yang lurus" (QS. Al Bayyinah [98] : 5). Allah pun tidak memerintahkan kita, kecuali menyempurnakan amal-amal ini semata-mata karena Allah. Ada riya sedikit saja, pahala amalan kita pun tidak akan diterima oleh Allah Azza wa Jalla. Ini dalam urusan ukhrawi.

Demikian juga dalam urusan duniawi produk-produk yang unggul selalu lebih mendapat tempat di masyarakat. Lebih mendapatkan kedudukan dan penghargaan sesuai dengan tingkat keunggulannya. Para pemuda yang unggul juga bisa bermamfaat lebih banyak daripada orang-orang yang tidak memelihara dan meningkatkan mutu keunggulannya.

Pendek kata, siapapun yang ingin memahami Islam secara lebih cocok dengan apa-apa yang telah dicontohkan Rasul, maka bagian yang harus menjadi pedoman hidup adalah bahwa kita harus tetap tergolong menjadi orang yang menikmati perbuatan dan karya terbaik, yang paling berkulitas. Prestasi dan keunggulan adalah bagian yang harus menjadi lekat menyatu dalam perilaku kita sehari-hari.

Kita harus menikmati karya terbaik kita, ibadah terbaik kita, serta amalan terbaik yang harus kita tingkatkan. Tubuh memberikan karya terbaik sesuai dengan syariat dunia sementara hati memberikan keikhlasan terbaik sesuai dengan syariat agama. Insya Allah, di dunia kita akan memperoleh tempat terbaik dan di akhirat pun mudah-mudahan mendapatkan tempat dan balasan terbaik pula.

Tubuh seratus persen bersimbah peluh berkuah keringat dalam memberikan upaya terbaik, otak seratus persen digunakan untuk mengatur strategi yang paling jitu dan paling mutakhir, dan hati pun seratus persen memberikan tawakal serta ikhlas terbaik, maka kita pun akan puas menjalani hidup yang singkat ini dengan perbuatan yang Insya Allah tertinggi dan bermutu. Inilah justru yang dikhendaki oleh Al Islam, yang telah dicontohkan Rasulullah SAW yang mulia, para sahabatnya yang terhormat, dan orang-orang shaleh sesudahnya.

Oleh sebab itu, bangkitlah dan jangan ditunda-tunda lagi untuk menjadi seorang pribadi muslim yang berprestasi, yang unggul dalam potensi yang telah dianugerahkan Allah SWT kepada setiap diri hamba-hambanya. Kitalah sebenarnya yang paling berhak menjadi manusia terbaik, yang mampu menggenggam dunia ini, daripada mereka yang ingkar, tidak mengakui bahwa segala potensi dan kesuksesan itu adalah anugerah dan karunia Allah SWT, Zat Maha Pencipta dan Maha Penguasa atas jagat raya alam semesta dan segala isinya ini!

Ingat, wahai hamba-hamba Allah, "Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh yang ma’ruf dan mencegah yang munkar dan beriman kepada Allah ...!’ (QS. Ali Imran [3] : 110).

(Sumber : Tabloid MQ EDISI 07/TH.1/NOVEMBER 2000)

Suami, Pemimpin Bagi Keluarga

Awal mula kehidupan seseorang berumah tangga dimulai dengan ijab-kabul. Saat itulah yang halal bisa jadi haram, atau sebaliknya yang haram bisa jadi halal. Demikianlah ALLOH telah menetapkan bahwa ijab-kabul walau hanya beberapa patah kata dan hanya beberapa saat saja, tapi ternyata bisa menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal.

Saat itu terdapat mempelai pria, mempelai wanita, wali, dan saksi, lalu ijab-kabul dilakukan, sahlah keduanya sebagai suami-istri. Status keduanya pun berubah, asalnya kenalan biasa tiba-tiba jadi suami, asalnya tetangga rumah tiba-tiba jadi istri. Orang tua pun yang tadinya sepasang, saat itu tambah lagi sepasang. Karenanya, andaikata seseorang berumah tangga dan dia tidak siap serta tidak mengerti bagaimana memposisikan diri, maka rumah tangganya hanya akan menjadi awal berdatangannya aneka masalah.

Ketika seorang suami tidak sadar bahwa dirinya sudah beristri, lalu bersikap seperti seorang yang belum beristri, akan jadi masalah. Dia juga punya mertua, itupun harus menjadi bagian yang harus disadari oleh seorang suami. Setahun, dua tahun kalau ALLOH mengijinkan akan punya anak, yang berarti bertambah lagi status sebagai bapak. Ke mertua jadi anak, ke istri jadi suami, ke anak jadi bapak. Bayangkan begitu banyak status yang disandang yang kalau tidak tahu ilmunya justru status ini akan membawa mudharat. Karenanya menikah itu tidak semudah yang diduga, pernikahan yang tanpa ilmu berarti segera bersiaplah untuk mengarungi aneka derita. Kenapa ada orang yang stress dalam rumah tangganya? Hal ini terjadi karena ilmunya tidak memadai dengan masalah yang dihadapinya.

Begitu juga bagi wanita yang menikah, ia akan jadi seorang istri. Tentusaja tidak bisa sembarangan kalau sudah menjadi istri, karena memang sudah ada ikatan tersendiri. Status juga bertambah, jadi anak dari mertua, ketika punya anak jadi ibu. Demikianlah, ALLOH telah menyetingnya sedemikian rupa, sehingga suami dan istri, keduanya mempunyai peran yang berbeda-beda.

Tidak bisa menuntut emansipasi, karena memang tidak perlu ada emansipasi, yang diperlukan adalah saling melengkapi. Seperti halnya sebuah bangunan yang menjulang tinggi, ternyata dapat berdiri kokoh karena adanya prinsip saling melengkapi. Ada semen, bata, pasir, beton, kayu, dan bahan-bahan bangunan lainnya lalu bergabung dengan tepat sesuai posisi dan proporsinya sehingga kokohlah bangunan itu.

Sebuah rumah tangga juga demikian, jika suami tidak tahu posisi, tidak tahu hak dan kewajiban, begitu juga istri tidak tahu posisi, anak tidak tahu posisi, mertua tidak tahu posisi, maka akan seperti bangunan yang tidak diatur komposisi bahan-bahan pembangunnya, ia akan segera ambruk tidak karu-karuan. Begitu juga jika mertua tidak pandai-pandai jaga diri, misal dengan mengintervensi langsung pada manajemen rumah tangga anak, maka sang mertua sebenarnya tengah mengaduk-aduk rumah tangga anaknya sendiri.

Seorang suami juga harus sadar bahwa ia pemimpin dalam rumah tangga. ALLOH SWT berfirman, "Laki-laki adalah pemimpin kaum wanita, karena ALLOH telah melebihkan sebagian mereka atas sebagian yang lainnya dan karena mereka telah membelanjakan sebagian harta mereka…" (Q.S. An-Nissa [4]: 34).

Dan seorang pemimpin hanya akan jadi pemimpin jika ada yang dipimpin. Artinya, jangan merasa lebih dari yang dipimpin. Seperti halnya presiden tidak usah sombong kepada rakyatnya, karena kalau tidak ada rakyat lalu mengaku jadi presiden, bisa dianggap orang gila. Makanya, presiden jangan merendahkan rakyat, karena dengan adanya rakyat dia jadi presiden.

Sama halnya dengan kasus orang yang menghina tukang jahit, padahal bajunya sendiri dijahit, "Hmm, tukang jahit itu pegawai rendahan". Coba kalau bajunya tidak dijahitkan oleh tukang jahit, tentu dia akan kerepotan menutup auratnya. Dia dihormati karena bajunya diselesaikan tukang jahit. Lain lagi dengan yang menghina tukang sepatu, "Ah, dia mah cuma tukang sepatu". Sambil dia kemana-mana bergaya memakai sepatu.

Tidak layak seorang pemimpin merasa lebih dari yang dipimpin, karena status pemimpin itu ada jikalau ada yang dipimpin. Misalkan, istrinya bergelar master lulusan luar negeri sedangkan suaminya lulusan SMU, dalam hal kepemimpinan rumah tangga tetap tidak bisa jadi berbalik dengan istri menjadi pemimpin keluarga. Dalam kasus lain, misalkan, di kantornya istri jadi atasan, suami kebetulan stafnya, saat di rumah beda urusannya. Seorang suami tetaplah pemimpin bagi istri dan anak-anaknya.

Oleh karena itu, bagi para suami jangan sampai kehilangan kewajiban sebagai suami. Suami adalah tulang punggung keluarga, seumpama pilot bagi pesawat terbang, nakhoda bagi kapal laut, masinis bagi kereta api, sopir bagi angkutan kota, atau sais bagi sebuah delman. Demikianlah suami adalah seorang pemimpin bagi keluarganya. Sebagai seorang pemimpin harus berpikir bagaimana nih mengatur bahtera rumah tangga ini mampu berkelok-kelok dalam mengarungi badai gelombang agar bisa mendarat bersama semua awak kapal lain untuk menepi di pantai harapan, suatu tempat di akhirat nanti, yaitu surga.

Karenanya seorang suami harus tahu ilmu bagaimana mengarungi badai, ombak, relung, dan pusaran air, supaya selamat tiba di pantai harapan. Tidak ada salahnya ketika akan menikah kita merenung sejenak, "Saya ini sudah punya kemampuan atau belum untuk menyelamatkan anak dan istri dalam mengarungi bahtera kehidupan sehingga bisa kembali ke pantai pulang nanti?!". Karena menikah bukan hanya masalah mampu cari uang, walau ini juga penting, tapi bukan salah satu yang terpenting. Suami bekerja keras membanting tulang memeras keringat, tapi ternyata tidak shalat, sungguh sangat merugi. Ingatlah karena kalau sekedar cari uang, harap tahu saja bahwa garong juga tujuannya cuma cari uang, lalu apa bedanya dengan garong?! Hanya beda cara saja, tapi kalau cita-citanya sama, apa bedanya?

Buat kita cari nafkah itu termasuk dalam proses mengendalikan bahtera. Tiada lain supaya makanan yang jadi keringat statusnya halal, supaya baju yang dipakai statusnya halal, atau agar kalau beli buku juga dari rijki yang statusnya halal. Hati-hatilah, walaupun di kantong terlihat banyak uang, tetap harus pintar-pintar mengendalikan penggunaannya, jangan sampai asal main comot. Seperti halnya ketika mancing ikan di tengah lautan, walaupun nampak banyak ikan, tetap harus hati-hati, siapa tahu yang nyangkut dipancing ikan hiu yang justru bisa mengunyah kita, atau nampak manis gemulai tapi ternyata ikan duyung.

Ketika ijab kabul, seorang suami harusnya bertekad, "Saya harus mampu memimpin rumah tangga ini mengarungi episode hidup yang sebentar di dunia agar seluruh anggota awak kapal dan penumpang bisa selamat sampai tujuan akhir, yaitu surga". Bahkan jikalau dalam kapal ikut penumpang lain, misalkan ada pembantu, ponakan, atau yang lainnya, maka sebagai pemimpin tugasnya sama juga, yaitu harus membawa mereka ke tujuan akhir yang sama, yaitu surga.

ALLOH Azza wa Jalla mengingatkan kita dalam sabdanya, "Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu…" (Q.S. At Tahriim [66]:6).

Kepada pembantu jangan hanya mampu nyuruh kerja saja, karena kalau saja dulu lahirnya ALLOH tukarkan, majikan lahir dari orang tua pembantu, dan pembantu lahir dari orang tua majikan, maka si majikan yang justru sekarang lagi ngepel. Pembantu adalah titipan ALLOH, kita harus mendidiknya dengan baik, kita sejahterakan lahir batinnya, kita tambah ilmunya, mudah-mudahan orang tuanya bantu-bantu di kita, anaknya bisa lebih tinggi pendidikannya, dan yang terpenting lagi lebih tinggi akhlaknya.

Inilah pemimpin ideal, yaitu pemimpin yang bersungguh-sungguh mau memajukan setiap orang yang dipimpinnya. Siapapun orangnya didorong agar menjadi lebih maju.

Amal yang Tetap Bermakna

Berhati-hatilah bagi orang-orang yang ibadahnya temporal, karena bisa jadi perbuatan tersebut merupakan tanda-tanda keikhlasannya belum sempurna. Karena aktivitas ibadah yang dilakukan secara temporal tiada lain, ukurannya adalah urusan duniawi. Ia hanya akan dilakukan kalau sedang butuh, sedang dilanda musibah, atau sedang disempitkan oleh ujian dan kesusahan, meningkatlah amal ibadahnya. Tidak demikian halnya ketika pertolongan ALLOH datang, kemudahan menghampiri, kesenangan berdatangan, justru kemampuannya bersenang-senangnya bersama ALLOH malah menghilang.

Bagi yang amalnya temporal, ketika menjelang pernikahan tiba-tiba saja ibadahnya jadi meningkat, shalat wajib tepat waktu, tahajud nampak khusu, tapi anehnya ketika sudah menikah, jangankan tahajud, shalat subuh pun terlambat. Ini perbuatan yang memalukan. Sudah diberi kesenangan, justru malah melalaikan perintah-Nya. Harusnya sesudah menikah berusaha lebih gigih lagi dalam ber-taqarrub kepada ALLOH sebagai bentuk ungkapan rasa syukur.

Ketika berwudhu, misalnya, ternyata disamping ada seorang ulama yang cukup terkenal dan disegani, wudhu kita pun secara sadar atau tidak tiba-tiba dibagus-baguskan. Lain lagi ketika tidak ada siapa pun yang melihat, wudhu kitapun kembali dilakukan dengan seadanya dan lebih dipercepat.

Atau ketika menjadi imam shalat, bacaan Quran kita kadangkala digetar-getarkan atau disedih-sedihkan agar orang lain ikut sedih. Tapi sebaliknya ketika shalat sendiri, shalat kita menjadi kilat, padat, dan cepat. Kalau shalat sendirian dia begitu gesit, tapi kalau ada orang lain jadi kelihatan lebih bagus. Hati-hatilah bisa jadi ada sesuatu dibalik ketidakikhlasan ibadah-ibadah kita ini. Karenanya kalau melihat amal-amal yang kita lakukan jadi melemah kualitas dan kuantitasnya ketika diberi kesenangan, maka itulah tanda bahwa kita kurang ikhlas dalam beramal.

Hal ini berbeda dengan hamba-hamba-Nya yang telah menggapai maqam ikhlas, maqam dimana seorang hamba mampu beribadah secara istiqamah dan terus-menerus berkesinambungan. Ketika diberi kesusahan, dia akan segera saja bersimpuh sujud merindukan pertolongan ALLOH. Sedangkan ketika diberi kelapangan dan kesenangan yang lebih lagi, justru dia semakin bersimpuh dan bersyukur lagi atas nikmat-Nya ini.

Orang-orang yang ikhlas adalah orang yang kualitas beramalnya dalam kondisi ada atau tidak ada orang yang memperhatikannya adalah sama saja. Berbeda dengan orang yang kurang ikhlas, ibadahnya justru akan dilakukan lebih bagus ketika ada orang lain memperhatikannya, apalagi bila orang tersebut dihormati dan disegani.

Sungguh suatu keberuntungan yang sangat besar bagi orang-orang yang ikhlas ini. Betapa tidak? Orang-orang yang ikhlas akan senantiasa dianugerahi pahala, bahkan bagi orang-orang ikhlas, amal-amal mubah pun pahalanya akan berubah jadi pahala amalan sunah atau wajib. Hal ini akibat niatnya yang bagus.

Maka, bagi orang-orang yang ikhlas, dia tidak akan melakukan sesuatu kecuali ia kemas niatnya lurus kepada ALLOH saja. Kalau hendak duduk di kursi diucapkannya, "Bismilahirrahmanirrahiim, ya ALLOH semoga aktivitas duduk ini menjadi amal kebaikan". Lisannya yang bening senantiasa memuji ALLOH atas nikmatnya berupa karunia bisa duduk sehingga ia dapat beristirahat menghilangkan kepenatan. Jadilah aktivitas duduk ini sarana taqarrub kepada ALLOH.

Karena banyak pula orang yang melakukan aktivitas duduk, namun tidak mendapatkan pertambahan nilai apapun, selain menaruh [maaf!] pantat di kursi. Tidak usah heran bila suatu saat ALLOH memberi peringatan dengan sakit ambaien atau bisul, sekedar kenang-kenangan bahwa aktivitas duduk adalah anugerah nikmat yang ALLOH karuniakan kepada kita.

Begitupun ketika makan, sempurnakan niat dalam hati, sebab sudah seharusnya di lubuk hati yang paling dalam kita meyakini bahwa ALLOH-lah yang memberi makan tiap hari, tiada satu hari pun yang luput dari limpahan curahan nikmatnya.

Kalau membeli sesuatu, perhitungkan juga bahwa apa yang dibeli diniatkan karena ALLOH. Ketika membeli kendaraan, niatkan karena ALLOH. Karena menurut Rasulullah SAW, kendaraan itu ada tiga jenis, 1) Kendaraan untuk ALLOH, 2) Kendaraan untuk setan, 3) Kendaraan untuk dirinya sendiri. Apa cirinya? Kalau niatnya benar, dipakai untuk maslahat ibadah, maslahat agama, maka inilah kendaraan untuk ALLOH. Tapi kalau sekedar untuk pamer, ria, ujub, maka inilah kendaraan untuk setan. Sedangkan kendaraan untuk dirinya sendiri, misakan kuda dipelihara, dikembangbiakan, dipakai tanpa niat, maka inilah kendaran untuk diri sendiri.

Pastikan bahwa jikalau kita membeli kendaraan, niat kita tiada lain hanyalah karena ALLOH. Karenanya bermohon saja kepada ALLOH, "Ya ALLOH saya butuh kendaraan yang layak, yang bisa meringankan untuk menuntut ilmu, yang bisa meringankan untuk berbuat amal, yang bisa meringankan dalam menjaga amanah". Subhanallah bagi orang yang telah meniatkan seperti ini, maka, bensinnya, tempat duduknya, shockbreaker-nya, dan semuanya dari kendaraan itu ada dalam timbangan kebaikan, insya ALLOH. Sebaliknya jika digunakan untuk maksiyat, maka kita juga yang akan menanggungnya.

Kedahsyatan lain dari seorang hamba yang ikhlas adalah akan memperoleh pahala amal, walaupun sebenarnya belum menyempurnakan amalnya, bahkan belum mengamalkanya. Inilah istimewanya amalan orang yang ikhlas. Suatu saat hati sudah meniatkan mau bangun malam untuk tahajud, "Ya ALLOH saya ingin tahajud, bangunkan jam 03. 30 ya ALLOH". Weker pun diputar, istri diberi tahu, "Mah, kalau mamah bangun duluan, bangunkan Papah. Jam setengah empat kita akan tahajud. Ya ALLOH saya ingin bisa bersujud kepadamu di waktu ijabahnya doa". Berdoa dan tidurlah ia dengan tekad bulat akan bangun tahajud.

Sayangnya, ketika terbangun ternyata sudah azan subuh. Bagi hamba yang ikhlas, justru dia akan gembira bercampur sedih. Sedih karena tidak kebagian shalat tahajud dan gembira karena ia masih kebagian pahalanya. Bagi orang yang sudah berniat untuk tahajud dan tidak dibangunkan oleh ALOH, maka kalau ia sudah bertekad, ALLOH pasti akan memberikan pahalanya. Mungkin ALLOH tahu, hari-hari yang kita lalui akan menguras banyak tenaga. ALLOH Mahatahu apa yang akan terjadi, ALLOH juga Mahatahu bahwa kita mungkin telah defisit energi karena kesibukan kita terlalu banyak. Hanya ALLOH-lah yang menidurkan kita dengan pulas.

Sungguh apapun amal yang dilakukan seorang hamba yang ikhlas akan tetap bermakna, akan tetap bernilai, dan akan tetap mendapatkan balasan pahala yang setimpal. Subhanallah.

Rahasia Petir

Satu kilatan petir menghasilkan listrik lebih besar daripada yang dihasilkan Amerika.

Di malam hari, saat hujan deras, langit tiba-tiba menyala, tak lama kemudian disusul oleh suara menggelegar. Tahukah Anda bagaimanakah petir luar
biasa yang menerangi langit muncul? Tahukah Anda seberapa banyak cahaya yang dipancarkannya? Atau seberapa besar panas yang dilepaskannya?

Satu kilatan petir adalah cahaya terang yang terbentuk selama pelepasan listrik di atmosfer saat hujan badai. Petir dapat terjadi ketika tegangan listrik
pada dua titik terpisah di atmosfer tingkat tinggi.

Kilat petir terjadi dalam bentuk setidaknya dua sambaran. Pada sambaran pertama muatan negatif (-) mengalir dari a an ke permukaan tanah. Ini
bukanlah kilatan yang sangat terang. Sejumlah kilat percabangan biasanya dapat terlihat menyebar keluar dari jalur kilat utama. Ketika sambaran
pertama ini mencapai permukaan tanah, sebuah muatan berla anan terbentuk pada titik yang akan disambarnya dan arus kilat kedua yang bermuatan
positif terbentuk dari dalam jalur kilat utama tersebut langsung menuju a an. Dua kilat tersebut biasanya beradu sekitar 50 meter di atas permukaan
tanah. Arus pendek terbentuk di titik pertemuan antara a an dan permukaan tanah tersebut, dan hasilnya sebuah arus listrik yang sangat kuat dan
terang mengalir dari dalam jalur kilat utama itu menuju a an. Perbedaan tegangan pada aliran listrik antara a an dan permukaan tanah ini melebihi
beberapa juta volt.
Energi yang dilepaskan oleh satu sambaran petir lebih besar daripada yang dihasilkan oleh seluruh pusat pembangkit tenaga listrik di Amerika. Suhu pada
jalur di mana petir terbentuk dapat mencapai 10.000 derajat Celcius. Suhu di dalam tanur untuk meleburkan besi adalah antara 1.050 dan 1.100 derajat
Celcius. Panas yang dihasilkan oleh sambaran petir terkecil dapat mencapai 10 kali lipatnya. Panas yang luar biasa ini berarti bah a petir dapat dengan
mudah membakar dan menghancurkan seluruh unsur yang ada di muka bumi. Perbandingan lainnya, suhu permukaan matahari tingginya 700.000 derajat
Celcius. Dengan kata lain, suhu petir adalah 1/70 dari suhu permukaan matahari. Cahaya yang dikeluarkan oleh petir lebih terang daripada cahaya 10
juta bola lampu pijar berdaya 100 att. Sebagai pembanding, satu kilatan petir menyinari sekelilinginya secara lebih terang dibandingkan ketika satu
lampu pijar dinyalakan di setiap rumah di Istanbul. Allah mengarahkan perhatian pada kilauan luar biasa dari petir ini dalam Qur'an,

"...Kilauan kilat a an itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan." (QS. An Nuur, 24:43)

Kilatan yang terbentuk turun sangat cepat ke bumi dengan kecepatan 96.000 km/jam. Sambaran pertama mencapai titik pertemuan atau permukaan
bumi dalam aktu 20 milidetik, dan sambaran dengan arah berla anan menuju ke a an dalam tempo 70 mikrodetik. Secara keseluruhan petir
berlangsung dalam aktu hingga setengah detik. Suara guruh yang mengikutinya disebabkan oleh pemanasan mendadak dari udara di sekitar jalur petir.
Akibatnya, udara tersebut memuai dengan kecepatan melebihi kecepatan suara, meskipun gelombang kejutnya kembali ke gelombang suara normal
dalam rentang beberapa meter. Gelombang suara terbentuk mengikuti udara atmosfer dan bentuk permukaan setelahnya. Itulah alasan terjadinya guntur
dan petir yang susul-menyusul.

Saat kita merenungi semua perihal petir ini, kita dapat memahami bah a peristi a alam ini adalah sesuatu yang menakjubkan. Bagaimana sebuah
kekuatan luar biasa semacam itu muncul dari partikel bermuatan positif dan negatif, yang tak terlihat oleh mata telanjang, menunjukkan bah a petir
diciptakan dengan sengaja. Lebih jauh lagi, kenyataan bah a molekul-molekul nitrogen, yang sangat penting untuk tumbuhan, muncul dari kekuatan ini,
sekali lagi membuktikan bah a petir diciptakan dengan kearifan khusus.

Allah secara khusus menarik perhatian kita pada petir ini dalam Al Qur'an. Arti surat Ar RaDalam ayat-ayat tentang petir Allah berfirman bah a Dia menghadirkan petir pada manusia sebagai sumber rasa takut dan harapan. Allah juga
berfirman bah a guruh yang muncul saat petir menyambar bertasbih memujiNya. Allah telah menciptakan sejumlah tanda-tanda bagi kita pada petir.
Kita ajib berpikir dan bersyukur bah a guruh, yang mungkin belum pernah dipikirkan banyak orang seteliti ini dan yang menimbulkan perasaan takut
dan pengharapan dalam diri manusia, adalah sebuah sarana yang dengannya rasa takut kepada Allah semakin bertambah dan yang dikirim olehNya untuk
tujuan tertentu sebagaimana yang Dia kehendaki.

Sebuah sambaran petir berukuran rata-rata memiliki energi yang dapat menyalakan sebuah bola lampu 100 att selama lebih dari 3 bulan. Sebuah
sambaran kilat berukuran rata-rata mengandung kekuatan listrik sebesar 20.000 amp. Sebuah las menggunakan 250-400 amp untuk mengelas baja. Kilat
bergerak dengan kecepatan 150.000 km/detik, atau setengah kecepatan cahaya, dan 100.000 kali lipat lebih cepat daripada suara.

Klik

10 Manfaat Makan Udang

Semua masakan yang menggunakan bahan dasar udang memang
menggugah selera, apalagi disajikan dengan menu masakan
kaya akan bumbu rempah.. hmm pasti lapar seketika.
Meskipun lezat tapi masih ada orang yang takut
mengkonsumsinya karena khawatir pada kolesterol yang
mereka miliki. Udang memang rendah kalori dan lemak jenuh
namun kandungan kolesterolnya cukup tinggi. Berdasarkan
penelitian, walaupun kolesterolnya cukup tinggi namun saat
dikonsumsi udang tidak langsung menaikan kadar kolesterol
secara keseluruhan. Memang terjadi peningkatan LDL yaitu
kolesterol jahat, namun kadar HDL yang merupakan
kolesterol baik juga meningkat. Nah jika Anda takut pada
kolesterolnya, bakar atau kukus hidangan udang dan nikmati
beragam manfaatnya untuk kesehatan Anda.

Berikut ini ada 10 keuntungan mengkonsumsi udang :

1. Mencegah kanker
Setiap 85 gram udang kukus dapat mencukupi 48 persen dari
jumlah selenium harian tubuh. Kekurangan selenium telah
dikaitkan dengan berbagai jenis kanker, termasuk kanker
prostat. Para peneliti di Institute of Food Research(IFR)
mengungkapkan bahwa kombinasi sulforaphanedan selenium
meningkatkan kekebalan tubuh akan kanker sebanyak 13 kali
lipat. Makanan yang kaya akan suforaphane antara lain
adalah brokoli, kubis, dan sayuran hasil silangan lainnya.
Di samping mencegah kanker, selenium juga mampu
meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit dan
infeksi.

2. Menjaga kesehatan kulit, rambut, dan kuku
Shampo dan perlembab kulit yang paling mahal sekalipun tak
akan berguna bagi rambut dan kulit Anda tanpa asupan
protein yang cukup. Protein merupakan bagian yang
terkandung dalam tiap jaringan sel hidup dan udang adalah
sumber yang sangat kaya akan mineral tersebut. Kadar
kalorinya pun cukup rendah sehingga sangat cocok dengan
diet yang Anda jalankan.

3. Mencegah anemia
Udang mengandung 21 persen vitamin B12, yang merupakan
nutrisi penunjang produksi sel darah merah sehingga dapat
membantu mencegah penyakit anemia. Vitamin B12 itu juga
membantu pembuatan DNA, material genetis yang terdapat
pada tiap sel. Hal ini akan membuat metabolisme protein,
karbohidrat, dan lemak dalam sel tubuh berlangsung
sempurna.

4. Meningkatkan energi
Kelelahan dan merasa lemas? Gejala tersebut merupakan
indikasi kurangnya kadar zat besi dalam tubuh. Udang
sangat kaya kandungan zat besinya. Dengan mengkonsumsi
udang, maka asupan zat besi, yang merupakan nutrisi
penting dalam pembentukan energi akan terpenuhi. Energi
yang akan diperoleh juga tidak akan berlebih karena kalori
yang dikandungnya tidak tinggi.

5. Menguatkan tulang
Hewan yang termasuk dalam kelas Crustacea ini memiliki
kandungan fosfor dalam tubuhnya. Kalsium dan fosfor adalah
dua zat yang akan bekerja bersama-sama membentuk tulang
dan gigi yang kuat. Dalam mengkonsumsi udang, sebaiknya
dimakan bersama kulitnya karena kulit udang mengandung
‘glucosamine’ yang bermanfaat untuk membantu pembentukan
tulang rawan pada persendian tulang. Penipisan atau
kerusakan pada tulang rawan akan mengakibatkan nyeri yang
hebat pada persendian, yang biasa disebut sebagai
pengapuran.

6. Membantu memproses lemak
Niasin (vitamin B3) yang terkandung dalam udang dapat
membantu memproses lemak, karbohidrat, dan protein menjadi
energi untuk tubuh. Niasin juga berfungsi untuk menjaga
kesehatan kulit dan mencegah kulit bersisik.

7. Mengurangi resiko depresi
Sama seperti ikan, udang juga mengandung asam lemak
esensial, omega-3. Penelitian telah menunjukkan bahwa
omega-3 dapat memberikan perlindungan kuat terhadap
depresi dan dapat membantu meningkatkan suasana hati untuk
mereka yang tengah menderita gangguan tersebut. Selain
itu, omega-3 dapat meningkatkan kecerdasan otak.

8. Menyehatkan saluran prostat
Asupan zinc atau seng yang dibutuhkan oleh tubuh relatif
sedikit, yakni 10-15 mg setiap harinya. Dengan memakan
udang, kebutuhan tubuh akan zat tersebut akan terpenuhi.
Dan, dengan terpenuhinya zinc dalam tubuh kita, maka
pertumbuhan sel kanker prostat akan diperlambat.

9. Menjaga kesehatan kelenjar tiroid
Udang dapat berkontribusi pada kesehatan kelenjar tiroid
dengan kandungan tembaga yang dimilikinya. Tiroid yang
sehat dapat meningkatkan aktivitas sel dan mengatur
metabolisme dalam tubuh dengan baik.

10. Menstabilkan kadar gula dalam darah
Makanan laut yang nikmat ini juga merupakan sumber
magnesium yang baik. Studi terbaru menyatakan bahwa
magnesium dapat membantu mencegah berkembangnya diabetes
tipe kedua.

8 Makanan Penjaga Usia

1. Beberapa lemak. Sebagian orang berpikir harus menghilangkan semua lemak ketika ingin menurunkan berat badan, tapi itu bukan rencana yang baik. Tanpa lemak cukup dalam diet, kulit Anda akan terlihat tua dan kering. Konsumsi lemak tak jenuh ganda dan Omega-3.

Sebuah penelitian di American Journal of Respiratory Care melihat lebih dari 10.000 pasien menemukan bahwa dosis harian 2 gram minyak ikan mencegah terjadinya penurunan fungsi jantung. Minyak ikan juga membantu melindungi terhadap gangguan terkait usia, seperti nyeri sendi, imunitas, dan penurunan kognitif.

2. Buah dan sayuran. Setidaknya konsumsi 5 porsi sayuran dan 2-3 porsi buah setiap hari. Semakin banyak warna, lebih banyak nutrisi. Makanan berwarna baik untuk kesehatan mata, termasuk sayuran hijau, wortel, melon, tomat, cabai merah, blueberry, dan terong.

3. Ikan. Makan ikan setidaknya dua kali seminggu. Salmon merupakan pilihan terbaik karena kaya Omega 3.

4. Protein. Diet kaya daging merah menyebabkan peradangan, yang dapat merusak kolagen kulit. Protein sehat dari kacang-kacangan, ayam tahu, ikan, dan yoghurt baik untuk tubuh.

5. Serat. Serat dapat menurunkan kadar kolesterol darah, membuat Anda merasa lebih kenyang lebih lama dan membantu melindungi pencernaan dari kanker usus.

6. Kacang-kacangan. Makanan sumber vitamin B menawarkan keuntungan bagi kulit. Tapi, jangan berlebihan mengonsumsinya karena kacang-kacangan mengandung banyak kalori.

7. Air. Air akan membantu menjaga kulit Anda terlihat baik, sirkulasi, organ-organ, dan otot akan berfungsi baik. Manfaat lain dari air adalah, dengan tubuh tercukupi air, Anda cenderung tidak mudah lapar.

8. Vitamin D. Ditemukan pada telur, minyak ikan, dan hati hewan, vitamin D juga dibuat di bawah kulit ketika terkena sinar matahari.

11/11/11

Proposal Nikah

Edited by macan.sewu@facebook.com

Latar Belakang
Ibunda dan Ayahanda yang sangat saya hormati, saya cintai dan sayangi, semoga Allah selalu memberkahi langkah-langkah kita dan tidak putus-putus memberikan nikmatNya kepada kita. Amin
Ibunda dan Ayahanda yang sangat saya hormati..sebagai hamba Allah, saya telah diberi berbagai nikmat. Maha Benar Allah yang telah berfirman : "Kami akan perlihatkan tanda-tanda kebesaran kami di ufuk-ufuk dan dalam diri mereka, sehingga mereka dapat mengetahui dengan jelas bahwa Allah itu benar dan Maha Melihat segala sesuatu".
Nikmat tersebut diantaranya ialah fitrah kebutuhan biologis, saling membutuhkan terhadap lawan jenis.. yaitu: Menikah ! Fitrah pemberian Allah yang telah lekat pada kehidupan manusia, dan jika manusia melanggar fitrah pemberian Allah, hanyalah kehancuran yang didapatkannya..Na'udzubillah ! Dan Allah telah berfirman : "Janganlah kalian mendekati zina, karena zina adalah perbuatan yang buruk lagi kotor" (QS. Al Israa' : 32).
Ibunda dan Ayahanda tercinta..melihat pergaulan anak muda dewasa itu sungguh amat memprihatinkan, mereka seolah tanpa sadar melakukan perbuatan-perbuatan maksiat kepada Allah. Seolah-olah, dikepala mereka yang ada hanya pikiran-pikiran yang mengarah kepada kebahagiaan semu dan sesaat. Belum lagi kalau ditanyakan kepada mereka tentang menikah. "Saya nggak sempat mikirin kawin, sibuk kerja, lagipula saya masih ngumpulin barang dulu," ataupun Kerja belum mapan , belum cukup siap untuk berumah tangga¡¨, begitu kata mereka, padahal kurang apa sih mereka. Mudah-mudahan saya bisa bertahan dan bersabar agar tak berbuat maksiat. Wallahu a'lam.
Ibunda dan Ayahanda tersayang..bercerita tentang pergaulan anak muda yang cenderung bebas pada umumnya, rasanya tidak cukup tinta ini untuk saya torehkan. Setiap saya menulis peristiwa anak muda di majalah Islam, pada saat yang sama terjadi pula peristiwa baru yang menuntut perhatian kita..Astaghfirullah.. Ibunda dan Ayahanda..inilah antara lain yang melatar belakangi saya ingin menyegerakan menikah.
Dasar Pemikiran
Dari Al Qur’an dan Al Hadits :
1. "Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. JIKA MEREKA MISKIN ALLAH AKAN MENGKAYAKAN MEREKA DENGAN KARUNIANYA. Dan Allah Maha Luas (pemberianNya) dan Maha Mengetahui." (QS. An Nuur (24) : 32).
2. "Dan segala sesuatu kami jadikan berpasang-pasangan, supaya kamu mengingat kebesaran Allah." (QS. Adz Dzariyaat (51) : 49).
3. ¨Maha Suci Allah yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui¡¨ (QS. Yaa Siin (36) : 36).
4. Bagi kalian Allah menciptakan pasangan-pasangan (istri-istri) dari jenis kalian sendiri, kemudian dari istri-istri kalian itu Dia ciptakan bagi kalian anak cucu keturunan, dan kepada kalian Dia berikan rezeki yang baik-baik (QS. An Nahl (16) : 72).
5. Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. (QS. Ar. Ruum (30) : 21).
6. Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi pelindung (penolong) bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma'ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasulnya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah ; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana (QS. At Taubah (9) : 71).
7. Wahai manusia, bertaqwalah kamu sekalian kepada Tuhanmu yang telah menjadikan kamu satu diri, lalu Ia jadikan daripadanya jodohnya, kemudian Dia kembangbiakkan menjadi laki-laki dan perempuan yang banyak sekali. (QS. An Nisaa (4) : 1).
8. Wanita yang baik adalah untuk lelaki yang baik. Lelaki yang baik untuk wanita yang baik pula (begitu pula sebaliknya). Bagi mereka ampunan dan reski yang melimpah (yaitu : Surga) (QS. An Nuur (24) : 26).
9. ..Maka nikahilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi dua, tiga, atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (nikahilah) seorang saja..(QS. An Nisaa' (4) : 3).
10. Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak pula bagi perempuan yang mukminah apabila Allah dan RasulNya telah menetapkan suatu ketetapan akan ada bagi mereka pilihan yang lain tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan RasulNya maka sesungguhnya dia telah berbuat kesesatan yang nyata. (QS. Al Ahzaab (33) : 36).
11. Anjuran-anjuran Rasulullah untuk Menikah : Rasulullah SAW bersabda: "Nikah itu sunnahku, barangsiapa yang tidak suka, bukan golonganku !"(HR. Ibnu Majah, dari Aisyah r.a.).
12. Empat macam diantara sunnah-sunnah para Rasul yaitu : berkasih sayang, memakai wewangian, bersiwak dan menikah (HR. Tirmidzi).
13. Dari Aisyah, "Nikahilah olehmu kaum wanita itu, maka sesungguhnya mereka akan mendatangkan harta (rezeki) bagi kamu¡¨ (HR. Hakim dan Abu Dawud). 14. Jika ada manusia belum hidup bersama pasangannya, berarti hidupnya akan timpang dan tidak berjalan sesuai dengan ketetapan Allah SWT dan orang yang menikah berarti melengkapi agamanya, sabda Rasulullah SAW: "Barangsiapa diberi Allah seorang istri yang sholihah, sesungguhnya telah ditolong separoh agamanya. Dan hendaklah bertaqwa kepada Allah separoh lainnya." (HR. Baihaqi).
14. Dari Amr Ibnu As, Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasannya ialah wanita shalihat.(HR. Muslim, Ibnu Majah dan An Nasai).
15. "Tiga golongan yang berhak ditolong oleh Allah (HR. Tirmidzi, Ibnu Hibban dan Hakim) : a. Orang yang berjihad / berperang di jalan Allah. b. Budak yang menebus dirinya dari tuannya. c. Pemuda / i yang menikah karena mau menjauhkan dirinya dari yang haram."
16. "Wahai generasi muda ! Bila diantaramu sudah mampu menikah hendaklah ia nikah, karena mata akan lebih terjaga, kemaluan akan lebih terpelihara." (HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Mas'ud).
17. Kawinlah dengan wanita yang mencintaimu dan yang mampu beranak. Sesungguhnya aku akan membanggakan kamu sebagai umat yang terbanyak (HR. Abu Dawud).
18. Saling menikahlah kamu, saling membuat keturunanlah kamu, dan perbanyaklah (keturunan). Sesungguhnya aku bangga dengan banyaknya jumlahmu di tengah umat yang lain (HR. Abdurrazak dan Baihaqi).
19. Shalat 2 rakaat yang diamalkan orang yang sudah berkeluarga lebih baik, daripada 70 rakaat yang diamalkan oleh jejaka (atau perawan) (HR. Ibnu Ady dalam kitab Al Kamil dari Abu Hurairah).
20. Rasulullah SAW. bersabda : "Seburuk-buruk kalian, adalah yang tidak menikah, dan sehina-hina mayat kalian, adalah yang tidak menikah" (HR. Bukhari).
21. Diantara kamu semua yang paling buruk adalah yang hidup membujang, dan kematian kamu semua yang paling hina adalah kematian orang yang memilih hidup membujang (HR. Abu Ya¡¦la dan Thabrani).
22. Dari Anas, Rasulullah SAW. pernah bersabda : Barang siapa mau bertemu dengan Allah dalam keadaan bersih lagi suci, maka kawinkanlah dengan perempuan terhormat. (HR. Ibnu Majah,dhaif).
23. Rasulullah SAW bersabda : Kawinkanlah orang-orang yang masih sendirian diantaramu. Sesungguhnya, Allah akan memperbaiki akhlak, meluaskan rezeki, dan menambah keluhuran mereka (Al Hadits).
Tujuan Pernikahan
1. Melaksanakan perintah Allah dan Sunnah Rasul.
2. Melanjutkan generasi muslim sebagai pengemban risalah Islam.
3. Mewujudkan keluarga Muslim menuju masyarakat Muslim.
4. Mendapatkan cinta dan kasih sayang.
5. Ketenangan Jiwa dengan memelihara kehormatan diri (menghindarkan diri dari perbuatan maksiat / perilaku hina lainnya

Ahmad Fauzan Ibnu Zaend izinkan saya menikahi Putri desa seberang untuk saya jadikan Istri saya….

Cari Blog Ini

Halaman

Popular Posts

Advertisement

Responsive Advertisement