Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Facebook. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Facebook. Tampilkan semua postingan

03/07/12

Tak Ada Kompromi Dengan Setan

SEEKOR kucing mendadak bertingkah pada saat Nabi SAW sedang menjalankan shalat pada suatu malam. Suara meongnya terdengar memekakkan telinga. Si “macan kampung” ini mencoba menjahili Rasulullah dengan tujuan agar konsentrasi Beliau terganggu. Lalu ditangkaplah kucing tadi yang ternyata merupakan jelmaan setan.

Semula Nabi SAW hendak mengikat setan yang berwujud kucing itu pada sebuah tiang di masjid sampai menjelang pagi agar para sahabat dapat melihatnya. Tapi, Rasulullah teringat apa yang dikatakan Nabi Sulaiman: “Tuhan, ampunilah aku, dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang pun jua sesudahku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi.” (Ash-Shad:35). Demikianlah menurut riwayat Abdurrazzaq. Rupanya, setan memang tak kenal putus asa untuk selalu mengganggu Nabi SAW. Padahal, Al-Qadhi Iyadh berkata: "Ketahuilah, bahwa seluruh umat berijma' (sepakat) kalau Nabi SAW itu dilindungi dan terpelihara, serta disucikan Allah dari segala macam gangguan dan bisikan setan, baik tubuhnya maupun hatinya."

Simak saja, sebuah hadist yang diriwayatkan Abu Darda', iblis datang membawa nyala api yang hendak dilemparkan ke wajah Rasulullah SAW ketika sedang shalat. Maka beliau bertaawudz, meminta perlindungan Allah dari kejahatan makhuk yang terkutuk itu. Begitu juga ketika Nabi SAW sedang melakukan perjalanan Isra' pada malam hari, Beliau dihadang oleh iblis dengan api. Maka Jibril mengajarkan Rasulullah doa yang langsung dibacanya. Padamlah api itu lalu rontok menjadi abu yang bertebaran, sebagaimana yang diriwayatkan Malik dalam Al-Muwaththa.

Hadist serupa juga diriwayatkan 'Aisyah dan lain-lainnya. Dalam beberapa riwayat disebutkan, bukan sekali dua kali setan mencoba menghadangnya untuk memadamkan cahaya dan mengganggunya di berbagai tempat. Namun setelah gagal dan putus asa, mencoba mengganggunya di waktu beliau sedang shalat. Dan pernah ditangkap dan ditindak oleh Nabi SAW.

Oleh karena setan tidak bisa mengganggu secara langsung, maka ia memperalat musuh-musuh Rasulullah. Seperti yang termaktub dalam sebuah riwayat, bahwa pada malam hijrah Nabi SAW, Quraisy berembuk dan bersekongkol merencanakan pembunuhan Beliau dalam sebuah pertemuan.

Ada lagi, suatu kali, iblis menyamar sebagai orang tua yang datang dari Najed. Di lain kesempatan, iblis menyamar sebagai Suraqah bin Malik waktu perang Badar. Tentang masalah ini, Allah berfirman: “Dan ketika setan menjadikan mereka yang dapat menang terhadap kamu pada hari ini, dan sesungguhnya Aku ini adalah pelindungmu. Maka tatkala kedua pasukan itu telah saling berhadapan, setan itu balik ke belakang seraya berkata: Sesungguhnya aku lepas darimu, sesunguhnya aku dapat melihat apa yang tidak dapat kau lihat, sesungguhnya aku takut kepada Allah dan Allah itu sangat keras siksanya.” (Al-Anfal: 48).

Sebelum peristiwa itu, yakni pada waktu berlangsungnya baiat yang populer dalam sejarah disebut Baitul Aqabah sebelum Nabi SAW hijrah. Untuk menghadapi seabrek godaan setan itu, Nabi SAW tetap terlindung dan terpelihara dari segala macam rongrongan dan kejahatan. Misalnya: tatkala Nabi SAW sedang minum obat, ada yang berkata kepadanya: “Kiranya penyakit yang dideritanya itu sejenis paru-paru.” Beliau spontan menjawab: “Tidak, itulah dari setan, sedang setan tidak dibiarkan oleh Allah berbuat sesuatu terhadap diriku.”

Di sisi lain, mungkin muncul pertanyaan bagaimana dengan firman Allah: “Dan jika engkau ditimpa sesuatu godaan, maka berlindunglah kepada Allah sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (Al-A'raf: 200). Maksud ayat itu bukan tertuju khusus kepada Nabi SAW, tapi kepada umatnya, seperti perintah-perintah lain, yang menurut susunan kalimatnya seakan-akan dihadapkan kepada Nabi SAW. Namun yang dituju adalah umatnya.

Demikian pula firman Allah: “Dan Kami mengutus sebelum kamu seorang Rasul pun, dan tidak pula seorang Nabi, melainkan apabila ia mempunyai suatu keinginan, setan pun memasukkan godaan-godaan terhadap keinginan-keinginan itu, Allah menghilangkan apa yang dimasukkan oleh setan itu, Allah menguatkan ayat-ayat-Nya, dan Allah Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana.”

Dalam menafsirkan ayat yang satu ini, banyak ulama tergelincir karena kalimat (tamanna) diartikan membaca. Sebagai dalilnya dikemukakan kisah Al-Gharanieq yang bohong dan isapan jempol semata, baik dilihat dari segi akal maupun naqal.

Tahukah anda apakah kisah Al-Gharanieq itu ? Itu sebuah kisah yang sengaja diselundupkan oleh musuh-musuh Islam, yang kemudian termakan oleh sebagian orang. Konon, Nabi SAW pernah membaca surat Wannajmi hingga sampai ke ayat: Pantaskah kalian menganggap Al-Latta, Al-Uzza, dan Al-Manat ketiganya yang paling kemudian. Lalu meluncurlah dari mulut Nabi SAW sebagai tambahan kalimat-kalimat: “Itulah berhala-berhala tinggi yang diharapkan syafaatnya.” Setelah itu, maka Nabi SAW sujud dan diikuti oleh orang-orang Islam, serta berhala-berhalanya”.

Dalam riwayat yang lain, setanlah yang menginginkan kata-kata itu melalui lidah Nabi SAW karena Beliau menginginkan sesuatu yang dapat mendekatkan dirinya kepada kaumnya. Maka, setelah kejadian itu hati beliau menjadi sedih, dan Allah menurunkan ayat tersebut untuk menghibur kegundahan hati Nabi SAW. Demikianlah kisah-kisah bohong yang sengaja dihembuskan oleh musuh-musuh Islam mengenai kisah Al-Gharanieq.

Tafsiran ayat itu yang benar dan sah seperti yang diuraikan oleh As-Syaikh Abdul Aziz Ab-Dabbagh, bahwa Allah tidak mengutus seorang Rasul atau Nabi melainkan Rasul itu mengharapkan sepenuhnya dan menginginkan dengan sungguh-sungguh agar umatnya beriman. Sebagaimana firman Allah: “Maka, barangkali kamu membinasakan dirimu, karena bersedih hati, sesudah mereka berpaling sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini.” (Al-Kahfi: 6).

Dalam surat Yunus: 103: “Dan sebagian besar manusia tidak beriman, walaupun kamu sangat mengingnkannya.” Juga di dalam surat Yunus: 99: “Apakah kamu hendak memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya.”

Umat yang dihadapi para Nabi dan Rasul itu berbeda-beda, seperti firman Allah: “Akan tetapi mereka berselisih, maka diantara mereka ada yang beriman, dan ada diantaranya yang kafir.” (Al-Baqarah: 253).

Begitulah polah tingkah setan yang sudah berjanji kepada Allah untuk selalu menggoda manusia terus berlanjut sampai kiamat tiba. Sebuah hadist dari Ibnu Mas'ud, bahwa Nabi SAW bersabda: “Tak seorang pun diantara kalian, melainkan Allah mengikutsertakan kepadanya seorang jin dan malaikat.” Ada sahabat yang bertanya: “Apakah engkau juga demikian, ya Rasulullah ?” Nabi menjawab, “Juga aku. Hanya saja Allah menolongku, maka aku terlindung dari gangguannya.”

Meskipun Allah sudah menggaransi untuk melindungi Nabi SAW dari gangguan setan, toh Rasulullah secara tegas tetap menyatakan perang dengan setan, sekaligus memberi teladan bagaimana cara kita menghadapi setan, yakni hanya dengan memohon perlindungan kepada Allah. Tentu, sebagai umatnya kita pun harus pegang prinsip tak ada kompromi dengan setan.

(SNY- sumber: Insan Kamil/fosmil)

Facebook Selluler Terganggu, Kualitas Akses Tak Tertuju

Sedikit bercerita tentang asal mula topik mengenai facebook, terutama facebook windowsbie7 sendiri. Jadi begini, pada saat itu windowsbie7 sedang amat sangat marah pada beberapa perawat rumah sakit yang dari segi namanya tak sesuai dengan kelakuannya terhadap sumpah menjadi perawat bahkan jadi dokter spesialis. Bla... bla... bla... bla...

Seperti yang sudah terbiasa windowsbie7 amati dan alami yaitu
Nah pada saat itu windowsbie7 pun ingin menulis dan meng-update-kan status terbaru menggunakan iPad Vandroid produk ADVANCE untuk mengakses link http://www.facebook.com/ terjadi gangguan penyampaian url/link, misal yang dituju adalah beranda facebook yang tertuju bukanlah beranda facebook melainkan url berbeda [redirect/transfer link] (statiepropublish.com, bizinformation.org, dan link lainnya)  dan ketika windowsbie7 meng-akses via telepon seluler CROSSX CB82C, juga hampir sama link-linknya di-redirecting ke beberapa situs yang kemungkinan besar dari semua url tersebut ialah pencarian proxy, ip address dan parking media untuk menambahkan beberapa trik SEO keyword (bersifat kata kunci google).

Akhir-akhir ini pengguna facebook mengalami penurunan akses update status, pemberian jempol, meninggalkan komentar dan akses publikasi. Selain itu tidak hanya pada penguasaan pengguna facebook via seluler saja yang mengalami gangguan, tapi hampir seluruh link peramban dari [http:// atau https://] “(0.facebook.com , m.facebook.com , dan www.facebook.com,).

Windowsbie7 hanya ingin meluruskan beberapa pendapat sahabat maya mengenai operator dan facebook, “operator seluler juga berpolitik bidang facebook”, “jadi pelanggan yang terhormat sudah, kok masih bikin jengkel juga program penyediaannya”, “padahal facebook zero gratis, lah dari operatorku berbayar... lagipula tarifnya aneh dan tak sesuai dengan kadar akses sebelumnya.”
Jadi sebenarnya bukan salah facebook maupun operator, tapi ingat juga terhadap kewajiban mengisi pulsa jadi operator [indosat, telkomsel, xl, axis, fren, smartfren, esia dan lainnya.] pun secara menyeluruh tidak berbuat se-aneh mungkin untuk mencekal link-link situs jejaring sosial. Bukan berarti saya membela pihak ternama (Operator dan Facebook), tapi demi tercapainya Kota Cyber di indonesia yang seringkali menjadi penantian rakyat indonesia yang sejatinya pecinta internet akses bahkan pecinta dunia maya secara halus.

Salam Damai
Salam Berbagi Ilmu Sang Windowsbie7
Salam Tinta Kita pada cbox

16/06/12

Bahaya Harta Haram

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Sahabat saudaraku fillah..sejatinya jika kita mengkonsumsi harta yang haram baik karena dzatnya seperti daging babi,darah dll atau haram karena cara memperolehnya seperti harta hasil menipu,mencuri atau perzinahan atau perbuatan haram lainnya maka akan membahayakan jika kita mengkonsumsinya.Di antara bahaya harta yang haram yakni;

1.Hati menjadi keras

“Jika seorang hamba melakukan dosa maka akan diberi titik hitam di hatinya.Jika ia bertobat maka hatinya akan jadi bersih dari titik hitam itu.Tapi jika ia mengulanginya lagi titik hitam itu akan bertambah hingga membesar dalam hatinya.Maka itulah orang yang Allah sebutkan(dalam Al-Qur’an),sekali-kali tidak(demikian),sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutup hati mereka.(QS.Al –Muthaffifin:14)(HR.Tirmidzi).

2.Ibadah tidak diterima

“Tidak diterima shalat tanpa bersuci dan tidak diterima shadaqah dari hasil menipu.”(HR.muslim).

3.Do’a tidak dikabulkan.

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam menerangkan tentang orang yang mengadakan perjalanan panjang,kusut masai dan berdebu.Ia menengadahkan kadua tangannya (berdo’a) ke langit (sambil mengatakan),Ya Rabbi,Ya Rabbi sementara makanannya haram,minumannya haram,pakaiannya haram dan diberi makan dari yang haram,bagaimana do’anya akan dikabulkan.”(HR.Muslim).

4.Layak masuk neraka.

“Sesungguhnya tidak akan masuk surga daging yang tumbuh dari yang haram.Neraka adalah layak untuknya.”(HR.Ahmad dan Tirmidzi).

5.Merusak kehormatan diri dan agama

“Siapa yang menghindari hal-hal yang syubhat(meragukan) maka dia telah menjaga kesucian agama dan kehormatan dirinya.”(Muttafaq’alaih).Orang yang mampu mengindari yang syubhat terlebih yang haram,berarti dia telah menjaga kesucian Islam dan kehormatan diri.

6.Hilang rasa cemburu

“Tidak ada seorang pun yang lebih cemburu dari Allah,karenanya Dia mengharamkan perbuatan-perbuatan buruk,baik yang tampak maupun yang tersembunyi.”(HR.Muslim).Jika kecemburuan Allah dibuktikan dengan mengharamkan segala kemungkaran maka kecemburuan manusia hendaklah dibuktikan dengan menjauhi segala kemungkaran.Mengambil harta atau sesuatu yang bukan haknya menunjukkan bahwa tak ada kecemburuan dalam diri pelakunya.Jika ini menjadi kebiasaan maka hilanglah kepekaan terhadap kejahatan dan kemungkaran bahkan dia bisa menjadi sumber kejahatan dan kemungkaran.

7.Hilang kesempurnaan iman

“Tidaklah seseorang mencuri dalam keadaan mukmin.”(HR.Bukhari dan Muslim).Imam Nawawi menjelaskan ,”tidaklah seseorang melakukan kemaksiatan dalam keadaan sempurna imannya.” Jika penyimpangan khususnya terkait dengan cara memperoleh kekayaan menjadi kebiasaan,tidak mustahil hilanglah sama sekali iman itu.Memang boleh jadi harta haram membuat seseorang tak merasa kekurangan di dunia.Bahkan boleh jadi tak tersentuh hukum di dunia.Namun ketahuilah bahwa di akhirat amal sekecil apapun tidak akan luput dari perhitungan Allah.~:: Sumber Untaian : Percikan Iman,Ustadz Tate Qomaruddin.




Salam Ikhwatuddin



Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

22/01/12

Huru Hara Bencana Besar Agustus 2012 (15 Ramadhan)

Agama Lain Juga Harus Baca Info dari kajiaan suatu seminar di Universitas Syarif Hidayatullah.
Benar tidaknya kita kembalikan kepada Allah SWT. Coba kalian lihat kalender tahun 2012, 01 Ramadhan jatuh pada 20 Juli yaitu hari Jumat. Jadi, 03 Agustus 2012 bersamaan dengan 15 Ramadhan juga jatuh pada hari Jumat. (m.id-news.tk)
Menurut suatu Hadist Nabi Muhammad SAW, akan ada huru-hara besar yang akan terjadi pada tengah malam, tepatnya subuh pada Jumat 15 Ramadhan. Huru-hara yang akan mengejutkan semua orang yang sedang tidur. Akan ada suara yang sangat dahsyat yang akan kita dengar dari langit, bukan kiamat namun huru-hara tersebut akan melenyapkan 2/3 umat manusia yang ada diatas bumi ini hingga tersisa 1/3 saja. Menurut kajian NASA pada 21-12-2012 akan ada 1 planet yang dikenali sebagai planet X melintasi bumi dan akan terjadi titik balik matahari yang mana mungkin akan mengakibatkan beberapa bencana besar. Apapun peristiwa itu, pasti akan berlaku mengikuti hadist Nabi Muhammad SAW di bawah ini:
Dari Nu'aim bin Hammad meriwayatkan dengan sahabatnya bahwa Rasulullah SAW bersabda: 
 
" Bila telah muncul suara di bulan Ramadhan, maka akan terjadi huru-hara di bulan Syawwal..." Kami bertanya: " Suara apakah, ya Rasulullah ..?" Beliau menjawab: " Suara keras dipertengahan bulan Ramadhan pada malam Jumat, akan muncul suara keras yang membangunkan orang tidur, menjadikan orang yang berdiri jatuh terduduk, para gadis keluar dari pingitannya, pada malam Jumat di tahun terjadinya banyak gempa. Jika kalian telah melaksanakan shalat Subuh pada hari Jumat, masuklah kalian ke dalam rumah kalian, tutuplah pintu- pintunya, sumbatlah lubang- lubangnya, dan selimutilah diri kalian, sumbatlah telinga- telinga kalian, Jika kalian merasakan adanya suara menggelegar dilangit, maka bersujudlah kalian kepada Allah SWT. Serta perbanyaklah bertasbih dan mengucap
"Subhanallah Al-Quddus, Subhanallah Al-Quddus, Rabb Kami Al-Quddus" insya Allah kita diselamatkan dari bencana tersebut. Mungkinkah kita semua ini tergolong dalam 1/3 itu..?

Apakah peristiwa itu akan terjadi pada 2012..? Hanya ALLAH SWT yang Maha Mengetahui. Yang penting kita perbanyakan ibadah & berdo'a agar kita termasuk dalam golongan yang dilindungi Allah SWT, jika mati biarlah kita mati dalam Iman & Islam. Wallahu A'lam, Semoga saja peristiwa yang disebut bukan pada tahun 2012 nanti.
*Sumber: PInG
Ayo Beritahu Kepada Yang Lainnya, Kalau Perlu Tekan Tombol Share Di Bawah Untuk Membagikan Ke Facebook Diperbolehkan mecopy paste artikel ini, bebas tanpa link sumber demi kemaslahatan dunia.
 
 Senandung cinta dariMUmengalun di hatiku..alunan cintanya terasasyahdu...terdengar hinggamenembus ruang batashatiku..terlena, terbuai akan iramacintaMU..ayat demi ayat begitumengipnotisku..saat sang hafidz terusmelafashkannya..Ya Robb, KAU telahmembuatku jatuh cinta..dan ingin selalu KAU cinta..melalui kalam2 illahiMU..cintaku ada untukMU..hingga dia tak lepas daridekapanku..jika ku rindu padaMU..ku alunkan ayat2 cintaMU..agar kerinduanku takmembelenggu..di atas sajadah rindu ini punku tumpahkan untukMU...
Team BISWI7

21/01/12

Coretanku Tulisanku Ungkapku

Coretanku Tulisanku Ungkapku

SB6 Untukmu atau Untukku (Jangan Menangis)

:: Sedikit Bercerita
saya hanya seorang yang tiada memiliki kekayaan, saya pun terlahir dari keluarga yang hidup dengan keseharian pas-pasan, saya adalah putra kesepuluh dari sang Ayahanda Ahmad Zaenudin bin Ridwan dan Ibunda Laelatul Badriyah. saya memiliki 7 saudara dan 2 saudari kandung, dari kecil saya menjalani kehidupan yang serba cukup tak ada kemewahan, tak ada baluran keningratan bahkan makan sehari-hari pun seadanya itupun saat pepohonan sekitar rumah berbuahkan hasil.

semasa kecil saya tergolong sebagai orang yang bisa dikatakan sebagai orang malas lagi bodoh dalam pendirian, saya seringkali mendapatkan kekerasan dalam pendidikan ilmu agama maupun ilmu sehari-hari. ketika saya mulai bertambah usia _+4tahun, seringkali sang Ayahanda mengajak, menghibur, mengajar dan menggendong saya ketempat para sahabat beliau saat di pesantren juga di madrasah area kroya, banyumas, sampang, maos, mertelu dan lingkup kalisabuk dengan kayuh sepeda james (sapeda antik / sepeda unta). tak hanya itu saja beliau berikan ajaran kepada saya, beliau adalah seorang ayah yang bagi saya sangat istimewa, pula beliau sangat menyayangi saya pada usia _+5tahun, hingga saya mulai merasakan bangku ibtida di TPA yang kebetulan lokasinya depan rumah bersebelahan dengan mushola.

hampir semua anaknya terbimbing dengan pendidikan yang ketat, keras, baik dan sejahtera penuh kefahaman. sebelum saya duduk dibangku Madrasah Ibtidaiyyah, beliau seringkali menciptakan buah tangan berbentuk traktor mainan yang terbuat dari bambu dan kayu glondongan, uang mainan yang trbuat dari sobekan daun pisang berbentuk besar kecil dan banyak macam, saya sangat bersyukur bahwa apa yang beliau ajarkan semasa kecil sangat meluber segi didikan yang lebih mempunyai kemanfaatan dimasa datang.

tubuh kekar beliau sangat dihormati bukan karena memiki ilmu kadigdayan (jadog) pula bukan karena kepandaiannya, namun ia dikenal sebagai orang yang sanggup membanting tulang demi banyaknya keturunan, penuh kesetiaan bahkan penuh jabat silaturrahmi pada siapa saja ketika sebelum dan sesudah pulang (kondur) dari menunaikan haji.

saya mulai merasakan bangku Madrasah Ibtidaiyyah kelas 1 dan beliaulah yang mengantar saya dengan kayuhan tumit sepeda butut, sudah tua namun jiwa kesetiaan pada anaknya sungguh erat sampai saya merasakan bangku Madrasah Ibtidaiyyah kelas 2 beliau masih berikan rasa kesetiaan pada sang anaknya (saya).

singkat cerita, saya di masukkan ke Madrasah Tsanawiyyah karena ajaran yang keras dari beliau mengenai ilmu Al-Qur'an, Al-Hadist, Fiqih dan Akidah. beliau tidaklah menginginkan saya jatuh pula sia-sia dari ilmu Agama yang telah mengisi keseharian ajaran, hingga saya pun lulus dari sekolah tersebut.

saya melanjutkan ke SMT Pertanian, sebelum dah sesudah masuk ke sekolah tersebut tiap kali keluar kamar, saya pun mendapatkan Perintah (dawuhan):

"koe bali maring ngumah ya kepriwelah, seanane panganan karo sandingan, duwite sangu aja kelalen, aku ora nyangoni koe go lunga-lunga, tapi go mangan tok. krono koe siki doyan udud, kenganah golet duwit dewek tapi sing bener-bener Halal, Bagus tur Amal soleh, nek gelem ya nganah mbantu-mbantu nang pondok toriqoh sokaraja. pokoke intine aku ora mbiayani go udud karo lunga-lunga karepe dewek." [bahasa jawa]

"kamu pulang kerumah ya bagaimanalah, seadanya makanan plus cemilan, uang sakunya jangan lupa, bapak tidak berikan uang saku untuk pergi-pergi, tapi untuk makan saja. karena kamu sekarang doyan rokok, ya sanalah cari uang sendiri tapi harus yang Halal, Baik dan merupakan Amal Soleh, kalau kamu mau ya sana membantu dan melayani di Pondok Toriqoh Sokaraja. secara garis besar bapak tidak kasih biaya untuk beli rokok juga untuk sarana bepergian tanpa tujuan yang penting untuk dirimu sendiri." [terjemahan dari bahasa diatas]

saya betul-betul harus memahami apasaja perintah sang abah, karena disamping saya berbohong ataupun saya berdusta pada beliau juga akan melahirkan kwalat (dustakarone sesepuh) pun dikenal dengan peribahasa "siapa yang menanam, pasti dia memetik hasilnya" bisa juga di artikan keturunan yang ada nantinya yang berani berdusta kepada orangtua (saya sendiri yang menjadi orangtua). persingkat waktu dan saya pun lulus karena dukungan do'a dari beliau.

:: Sedikit Berbagi
pada hakikatnya seorang abah/ayah dan ummi/ibu dari masa kecil sampai dewasa kini, adakah yang bisa kita tarik usus dari sebuah alur hati. disaat orangtua sanggup merawat, membantu dan memberi sesuatu pada kita dari kecil hingga dewasa kini, meskipun balasan yang kita berikan dan rawatkan belum cukup... namun yakinlah bahwa kita hidup untuk saling bergotong royong...

pernahkah anda membaca secuil dialog kisah dibawah ini:

> nak, dahulu aku kekar dan bertenaga... hanya untuk ulurmu...
> nak, kini aku lemah tak berdaya... maukah kau ulurkan untukku...
> nak, dahulu aku sering merawatmu, membimbingmu, memandikanmu...
> nak, kini aku lemah tak berdaya... maukah kau ulurkan tanganmu untukku...
> nak, dahulu aku sering suapkan nasi padamu... hanya untuk mengisi perut kosongmu...
> nak, kini aku lemah tak berdaya... maukah kau ulurkan tanganmu  untukku...
> nak, dahulu aku sering mengajarmu bisa berbicara...
> nak, kini aku lemah tak berdaya... maukah kau ajariku berdo'a...
> nak, dahulu aku mengadzani kedua telingamu ketika kau lahir didunia ini...
> nak, kini aku lemah tak berdaya... maukah kau beri adzan untukku...

=> mungkin ini belum cukup untuk kita membuktikan kebaktian kita terhadap orangtua <=

untuk saya mereka adalah sebagian tanggung jawab saya, dan hanya ini yang bisa saya ungkapkan untuk anda... saya sendiri masih ingin tetap memperhatikan mereka daripada wujud kasih sayang yang anda miliki...

:: Sedikit Berkata
saya benar-benar sering melihat, mencoba dan memperhatikan anda dan mereka berkecimpung tanda tanya, mungkin saya sang pendengki dan pembawa kabar buruk mengenai isi, coretan, jari jemari dan celotehan. saya pun sebenarnya sudah faham apa yang anda dan mereka harapkan, saya bukan orang pintar lagi berpengalaman serta saya belum memiliki jutaan bait.

:: Sedikit Bertanya
apabila anda dan mereka memiki perasaan yang baik, cocok, saling dan sama, ungkapkan secara baik-baik. agar saya merasa tenang dan tak selalu saya sadar bahwa manusia takkan luput dari kesalahan, kekeliruan bahkan dosa. namun dengan ini saya hanya ingin bertanya, jika memang anda dan mereka saling mempunyai harapan cinta, izinkanlah anda dan mereka berungkap secara baik kepada diri saya untuk menghindari kericuhan.

:: Sedikit Berucap
hiasilah selalu dengan wujud dan rasa saling melengkapi, saling mengisi, saling memperhatikan, saling terbuka, saling bersapa dan saling berkarya. semoga anda dan mereka bahagia.

:: Sedikit Berpadu
Memberikan seluruh cinta, perhatian dan kasih sayang kepada seseorang belum tentu mendapatkan balasan serupa.Namun memberikan seluruh cinta kepada Allah tak kan pernah sia- sia.Sesungguhnya cinta-Nya dan kasih-Nya kepada makhluk tiada batas. Jika kita memberikan cinta yang tulus kepada Allah maka cinta-Nya akan kita dapat dan Dia akan menggerakkan hati makhluk-Nya yang terpilih untuk mencintai kita, Insya Allah.

Salam,

Sabtu, 21 Januari 2012

Ahmad Fauzan Ibnu Zaend
Windowsbie7 - Jendela Hati Kita

18/11/11

PRIBADI MUSLIM BERPRESTASI

Sekiranya kita hendak berbicara tentang Islam dan kemuliaannya, ternyata tidaklah cukup hanya berbicara mengenai ibadah ritual belaka. Tidaklah cukup hanya berbicara seputar shaum, shalat, zakat, dan haji. Begitupun jikalau kita berbicara tentang peninggalan Rasulullah SAW, maka tidak cukup hanya mengingat indahnya senyum beliau, tidak hanya sekedar mengenang keramah-tamahan dan kelemah-lembutan tutur katanya, tetapi harus kita lengkapi pula dengan bentuk pribadi lain dari Rasulullah, yaitu : beliau adalah orang yang sangat menyukai dan mencintai prestasi!

Hampir setiap perbuatan yang dilakukan Rasulullah SAW selalu terjaga mutunya. Begitu mempesona kualitasnya. Shalat beliau adalah shalat yang bermutu tinggi, shalat yang prestatif, khusyuk namanya. Amal-amal beliau merupakan amal-amal yang terpelihara kualitasnya, bermutu tinggi, ikhlas namanya. Demikian juga keberaniannya, tafakurnya, dan aneka kiprah hidup keseharian lainnya. Seluruhnya senantiasa dijaga untuk suatu mutu yang tertinggi.

Ya, beliau adalah pribadi yang sangat menjaga prestasi dan mempertahankan kualitas terbaik dari apa yang sanggup dilakukannya. Tidak heran kalau Allah Azza wa Jalla menegaskan, "Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang-orang yang mengharap rahmat Allah ..." (QS. Al Ahzab [33] : 21)

Kalau ada yang bertanya, mengapa sekarang umat Islam belum ditakdirkan unggul dalam kaitan kedudukannya sebagai khalifah di muka bumi ini? Seandainya kita mau jujur dan sudi merenung, mungkin ada hal yang tertinggal di dalam menyuritauladani pribadi Nabi SAW. Yakni, kita belum terbiasa dengan kata prestasi. Kita masih terasa asing dengan kata kualitas. Dan kita pun kerapkali terperangah manakala mendengar kata unggul. Padahal, itu merupakan bagian yang sangat penting dari peninggalan Rasulullah SAW yang diwariskan untuk umatnya hingga akhir zaman.

Akibat tidak terbiasa dengan istilah-istilah tersebut, kita pun jadinya tidak lagi merasa bersalah andaikata tidak tergolong menjadi orang yang berprestasi. Kita tidak merasa kecewa ketika tidak bisa memberikan yang terbaik dari apa yang bisa kita lakukan. Lihat saja shalat dan shaum kita, yang merupakan amalan yang paling pokok dalam menjalankan syariat Islam. Kita jarang merasa kecewa andaikata shalat kita tidak khusyuk. Kita jarang merasa kecewa manakala bacaan kita kurang indah dan mengena. Kita pun jarang kecewa sekiranya shaum Ramadhan kita berlalu tanpa kita evaluasi mutunya.

Kita memang banyak melakukan hal-hal yang ada dalam aturan agama tetapi kadang-kadang tidak tergerak untuk meningkatkan mutunya atau minimal kecewa dengan mutu yang tidak baik. Tentu saja tidak semua dari kita yang memiliki kebiasaan kurang baik semacam ini. Akan tetapi, kalau berani jujur, mungkin kita termasuk salah satu diantara yang jarang mementingkan kualitas.

Padahal, adalah sudah merupakan sunnatullah bahwa yang mendapatkan predikat terbaik hanyalah orang-orang yang paling berkualitas dalam sisi dan segi apa yang Allah takdirkan ada dalam episode kehidupan dunia ini. Baik dalam urusan duniawi maupun ukhrawi, Allah Azza wa Jalla selalu mementingkan penilaian terbaik dari mutu yang bisa dilakukan.

Misalnya saja shalat, "Qadaflahal mu’minuun. Alladziina hum fii shalaatihim" (QS. Al Mu’minuun [23] : 1-2). Amat sangat berbahagia serta beruntung bagi orang yang khusyuk dalam shalatnya. Artinya, shalat yang terpelihara mutunya, yang dilakukan oleh orang yang benar-benar menjaga kualitas shalatnya. Sebaliknya, "Fawailullilmushalliin. Alladziina hum’an shalatihim saahuun" (QS. Al Maa’uun [107] : 4-5). Kecelakaanlah bagi orang-orang yang lalai dalam shalatnya!

Amal baru diterima kalau benar-benar bermutu tinggi ikhlasnya. Allah Azza wa Jalla berfirman, "Padahal mereka tidak disuruh, kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus dan supaya mereka mendirikan shalat serta menunaikan zakat, dan yang demikian itulah agama yang lurus" (QS. Al Bayyinah [98] : 5). Allah pun tidak memerintahkan kita, kecuali menyempurnakan amal-amal ini semata-mata karena Allah. Ada riya sedikit saja, pahala amalan kita pun tidak akan diterima oleh Allah Azza wa Jalla. Ini dalam urusan ukhrawi.

Demikian juga dalam urusan duniawi produk-produk yang unggul selalu lebih mendapat tempat di masyarakat. Lebih mendapatkan kedudukan dan penghargaan sesuai dengan tingkat keunggulannya. Para pemuda yang unggul juga bisa bermamfaat lebih banyak daripada orang-orang yang tidak memelihara dan meningkatkan mutu keunggulannya.

Pendek kata, siapapun yang ingin memahami Islam secara lebih cocok dengan apa-apa yang telah dicontohkan Rasul, maka bagian yang harus menjadi pedoman hidup adalah bahwa kita harus tetap tergolong menjadi orang yang menikmati perbuatan dan karya terbaik, yang paling berkulitas. Prestasi dan keunggulan adalah bagian yang harus menjadi lekat menyatu dalam perilaku kita sehari-hari.

Kita harus menikmati karya terbaik kita, ibadah terbaik kita, serta amalan terbaik yang harus kita tingkatkan. Tubuh memberikan karya terbaik sesuai dengan syariat dunia sementara hati memberikan keikhlasan terbaik sesuai dengan syariat agama. Insya Allah, di dunia kita akan memperoleh tempat terbaik dan di akhirat pun mudah-mudahan mendapatkan tempat dan balasan terbaik pula.

Tubuh seratus persen bersimbah peluh berkuah keringat dalam memberikan upaya terbaik, otak seratus persen digunakan untuk mengatur strategi yang paling jitu dan paling mutakhir, dan hati pun seratus persen memberikan tawakal serta ikhlas terbaik, maka kita pun akan puas menjalani hidup yang singkat ini dengan perbuatan yang Insya Allah tertinggi dan bermutu. Inilah justru yang dikhendaki oleh Al Islam, yang telah dicontohkan Rasulullah SAW yang mulia, para sahabatnya yang terhormat, dan orang-orang shaleh sesudahnya.

Oleh sebab itu, bangkitlah dan jangan ditunda-tunda lagi untuk menjadi seorang pribadi muslim yang berprestasi, yang unggul dalam potensi yang telah dianugerahkan Allah SWT kepada setiap diri hamba-hambanya. Kitalah sebenarnya yang paling berhak menjadi manusia terbaik, yang mampu menggenggam dunia ini, daripada mereka yang ingkar, tidak mengakui bahwa segala potensi dan kesuksesan itu adalah anugerah dan karunia Allah SWT, Zat Maha Pencipta dan Maha Penguasa atas jagat raya alam semesta dan segala isinya ini!

Ingat, wahai hamba-hamba Allah, "Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh yang ma’ruf dan mencegah yang munkar dan beriman kepada Allah ...!’ (QS. Ali Imran [3] : 110).

(Sumber : Tabloid MQ EDISI 07/TH.1/NOVEMBER 2000)

08/07/11

Mengapa Facebook Di Blokir?


Sepertinya Judul yang Menarik. benar nggak sih? so pasti sobat harus perhatiin ini nih. agar akun Facebook sobat yang sudah berbulan bulan, bahkan bertahun tahun di bina dengan setia tiba tiba di blokir oleh Facebook. keceber nggak?(KECEBER : Kecewa Berat_Red)

dan ini lah alasan Mengapa Facebook kita di Blokir:

1. Tidak menggunakan nama asli. Jangan pernah menggunakan nama julukan karena Facebook bisa mengetahuinya. nah kita kan sering lihat nama teman2 yang panjang panjang, malah hampir nggak bisa di baca, apakah termasuk poin nomor 1? nggak tau juga.hehhe

2. Bergabung dengan Group terlalu banyak. Facebook hanya membatasi setiap user bergabung dengan 200 group saja, nggak boleh lebih

3. Terlalu banyak mengirim pesan atau Wall di sebuah Group.

4. Berteman dengan teman terlalu banyak dalam sehari. Facebook hanya membatasi setiap user melakukan add friend sebanyak 50 orang dalam sehari, dan batas maksimal teman adalah 5000 orang. wew. kudu hati hati nih sob

5. Sobat tidak jujur dengan tempat Sobat bersekolah. Misalkan Sobat berumur 15 tahun, namun mengaku lulusan Harvard, mungkin saja Facebook memblokir akun Sobat.

6. Terlalu banyak melakukan “Poke”. Apa poke itu? Poke itu adalah fasilitas facebook untuk mencolek orang. Saran aku gunakan Poke untuk orang yang benar-benar Sobat suka aja.

7. Mengirim pesan yang sama ke banyak orang, karena Sobat akan diduga SPAMMER.misal nya dengan mengcopy pesan yang sama untuk banyak orang

8. Akun yang dibuat bukan manusia, misalkan Sobat punya binatang peliharaan lalu membuatkannya Facebook untuk ajang sensasi, mungkin saja akun itu akan di Blokir.

9. Facebook membatasi usia pengguna di atas 13 tahun, Jika usia Sobat diantara 13-18 tahun dan berlaku tidak sewajarnya, seperti mengisi informasi tentang pekerjaan atau yang dilakukan orang dewasa , bisa jadi akun akan di blokir. misal nya, usia baru 14 tahun tapi informasi Pekerjaan nya sudah Direktur Perusahaan Besar

10. Sobat terlalu banyak dilaporkan orang, misalkan Sobat sering sekali mengirim wall (pesan) ke group2 dan berbicara kasar(tidak sopan) , bisa jadi banyak yang akan melaporkanmu. Semakin banyak yang melaporkan Sobat, semakin cepat juga akun Sobat ter-blokir. Jadi baik-baik ya kalau menulis sesuatu di Facebook, usahakan yang sopan, seperti kata pepatah, anda sopan kami pun segan.

Semoga Bermanfaat

Cari Blog Ini

Halaman

Popular Posts

Advertisement

Responsive Advertisement