Tampilkan postingan dengan label Aplikasi Android Premium. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aplikasi Android Premium. Tampilkan semua postingan

29/12/18

Pertanyaan Generasi Teknologi

ilustrasi pencarian
Pertanyaan cerdas Generasi Teknologi
 - kemarin saat keluarga dan ponakan berkunjung karena masa liburan sekolah,
.
"lik kemaren pas aku cari kampung gebangkuning kok munculnya potonya lilik yak, kok bisa masuk google lik bagaimana caranya lik?" tanya ponakan yang mirip aja :)
.
"hmm sebenernya lik ozan suka nulis dan unggah foto aja sebagai sarana dokumentasi kearsipan naa, coba deh nanti Husna jagoin aja nulisnya kayak mbak yuli juga mbak unes nanti poto dan segala macam karyanya husna masuk ke Google seluruh dunia maya naa :)" jawabku
.
"emangnya mbak yuli suka nulis lik, nulis apaan lik" tanyanya
.
"ya masih coba-coba naa, seperti mbak unes dan mbak yuli mungkin masih suka nulis tentang apa kek, apalagi kayak lik jum naa tulisan dan karyanya udah lebih dikenal dunia maya naa, seperti halnya bapak husna, terus lik afik, juga pakde sugeng karyanya lebih dikenal ketimbang tulisan lik ozan." ungkapku
.
"berarti semua yang sudah bisa megang hape sama leptop seneng nulis, lalu diungkap di google ya lik biar terkenal. kemudian googlenya ngambil karyanya orang-orang??" lugunya
.
"yang pasti semua orang itu naa, sekedar ingin meluapkan perasaan, pikiran, unek-unek maupun apapun, lagipula karya milik orang-orang gak google ambil, melainkan memberikan jalan pintas atas karya itu. seperti misal Husna sekarang menginjak usia remaja kan naa, husna ingin cari nama kampungnya lik ozan 'Gebangkuning', nah dari situ google hanya memberikan arah atau jalan alternatif untuk mengetahui dimana desa 'gebangkuning' itu berada, alternatif satu melalui tulisan lik ozan, atau mungkin lik jum dan bisa jadi tulisan yang disusun sedemikian indahnya oleh pakde sugeng." ulasku
....

posted on Google+


ya bagaimana pun mereka tidak ingin hanya mendapat wawasan seputar usianya, melainkan mendapat wawasan yang ada dalam unek-uneknya tersebut terjawab.
.
Siapa lagi yang akan mereka tanyakan selain mesin pencari referensi seperti google, bing, yahoo dan lainnya. sebelum mereka betul-betul ngerti dan faham apa yang telah dilakukan keluarganya, kerabatnya, tetangganya, sahabatnya, maupun oranglain.
.
bisa saja mereka mengetahui segala hal tanpa bersumber, seperti halnya pada ilham "Ilmu Laduni" ilmu yang sengaja diturunkan Sang Pencipta kepada MakhluqNya (seperti pada kebanyakan anak Difabel, Disabilitas, Anak Yatim maupun Anak Yatim Piatu) yang mana ilmu tersebut jarang dijumpai, atau bahkan tidak ada sama sekali. Wallahu A'lam,
....
Generasi masa kini seakan hanya mengerti soal GAME, SOSMED, SELFIE, dan mungkin Sesuatu hal yang sangat merugikan dirinya sendiri, walaupun sering berkecimpung dengan aktifitas apapun bernilai religius. namun semua kembali kepada yang menikmatinya (pelaku),
.
saya mencoba mengajarkan sesuatu yang sebetulnya sering dilakukan orang ketika menulis status di jejaring sosial media, ya walaupun saya sendiri suka menulis status seperti anak remaja yang merasakan pubertas, padahal semua itu hanya hiburan ketika akal sudah sumpek dan buntu untuk mencari solusi.
.
kenapa mengajarkan sering dilakukan orang ketika menulis status di jejaring sosial media dengan "menulis di Blog, Web, dan KeepGoogle", karena kebanyakan tulisan seseorang belum tentu mengarah pada perasaan, pikiran bahkan keruwetan kepala, melainkan ada sisi dimana jiwa sastranya, falsafahnya terluapkan dengan berlampir gambaran yang mungkin masih kopas (copy/paste) atau bisa jadi foto dirinya sendiri. sehingga banyak orang ingin meniru sesuatu itu penuh dengan kewaspadaan pada masanya.
.
#Falsafah #Sastra #puisi #Pantun #Perasaan #Blogging #Wawasan #Generasi

07/03/18

Pompa Otomatis Hand Sanitizer dengan Arduino Projek Kemanusiaan

Hal ini perlu diwejamantahkan kepada seluruh pihak yang dalam hal ini terbiasa dengan Programming dan Coding. Selain Projek kemanusiaan juga merupakan cara yang fleksibel untuk menghindari Sentuhan,  karena Hand Sanitaizer dipakai secara umum sehingga timbul banyak pertanyaan yang kurang nyaman.

Ditambah lagi informasi seputar COVID19 masih belum stabil atau masih terbilang simpang siur, dalam hal ini ada pengembang Web bernama Kyle Redelinghuys berasal dari England, London mengembangkan token API dan Projek ini bersifat Kemanusiaan pula.

Mari manfaatkan ilmu kita sebagai bagian dari berbagi Ilmu demi perjalanan serta perlawanan terhadap Covid19 ini, kemudian hal ini dapat menjadi Sejarah pada Anak Cucu bahwasannya kita pernah mengalami masa-masa sulit nak, walau kami terisolasi dengan Ruangan dan Bepergian, tetapi kami semua hanya bisa pasrah dan hanya mampu berbagi dengan Ilmu.

-project code in the site below-
1) With Mosfet Component : https://pastebin.com/YXMZ7tKT
2) With Ultrasonic Sensor HC-SR04 : https://pastebin.com/GrAH5CgB


This needs to be interpreted to all parties who in this case are familiar with Programming and Coding. In addition to the Humanitarian Project, it is also a flexible way to avoid Touch,  because Hand Sanitaizer is used in general so that many questions arise that are uncomfortable.

Plus information about COVID19 is still unstable or still somewhat confusing, in this case there is a Web developer named Kyle Redelinghuys from England, London developing an API token and this project is also Humanitarian. Let's take advantage of our knowledge as part of sharing knowledge for the sake of travel and resistance to this Covid19, then this can become History in Children and Grandchildren that we have experienced difficult times, son, even though we are isolated with the Room and Traveling, but we all can only surrender And only able to share with knowledge.

22/01/14

Karena Ada CINTA dan CITA-CITA

Sudah lama sekali saya tidak mengeposkan beberapa artikel yang sekiranya dicari oleh beberapa pembaca dan dinilai oleh google sebagai situs blog yang memiliki nilai keywords bahkan tingkat SEO terbaik rangking 1 (pagerank) seperti sebelumnya, mungkin saja karena kurangnya mengalokasikan waktu untuk menulis ataukah karena kurangnya pembaruan cara untuk menjadikan blog stabil dan imbang.

Sejujurnya saja bahwa akhir-akhir ini saya banyak menciptakan beberapa blog yang amburadul baik dimulai dari tata urutan label, katakunci, deskripsi dan postingan. Sehingga seperti anak jalanan bisa juga disapa dengan orang gila yang tidak memiliki pemikiran dan tujuan dalam hidup untuk selalu berkarya.

ya betul sekali, mengalami beberapa dropping mode karena semakin kedepan semakin tua bahkan direkomendasikan membutuhkan backup data tak lain ialah mensinergikan antara ilmu pengetahuan dengan dunia menulis pada ambang-ambang udara atau dunia maya. Selebihnya ialah untuk mengenalkan kepada para penerus, agar supaya tahu menahu siapa dan bagaimana ciri dari orang seperti saya dalam ranah dunia multimedia teknologi dan informasi.

Dizaman ini setiap orang tidak mungkin tidak tahu apa yang merubah sistem dan cara mencairkan ilmu pengetahuan, seperti apa saja yang merubah sistem dan cara mencairkannya ialah dunia atau zaman model pendidikan berbasis teknologi dan informasi serta banyak bermunculan aliran-aliran religius understanding yang merupakan pengenalan agama bertolak belakang dengan aliran agama sebelumnya. Bukan hanya satu atau dua hal yang membangunkan saya untuk terus mengembangkan potensi, baik  dalam diri bahkan potensi yang telah lama menyatu dalam sejatinya diri tak lain ialah merupakan putra bungsu seorang tokoh masyarakat sebagian besar tersebut yaitu Pengasuh Yayasan Pendidikan Islam dan Madrasah Diniyah di pelosok desa kota Cilacap "Yayasan Bercahaya Nurul Haq Cilacap" regional Jawa Tengah.

Pada konteks sebelumnya saya menerangkan bahwa saya seorang putra bungsu seorang tokoh masyarakat, meskipun disisi lain saya tidak menginginkan untuk dihormati maupun disegani. Padahal disatu sisi tersendiri justru saya lebih senang bergaul dengan siapapun tanpa ada batasan cara menyapa Pak, Denbagus bahkan Gus, bila itu tersapa pada saya sepertinya tidaklah pantas untuk disebutkan karena saya lebih senang dengan panggilan bebas yang multi sikap dan silaturahmi. Sepintas cerita bahwa saya pernah berkunjung ke pelosok kota Betawi yang kerap dikenal sebagai desa potensi seni basis pencak silat dan kanuragan (nama dirahasiakan), kali pertamanya saya mendapat julukan Bang Somat, meskipun pada saat itu saya merasa direndah dirikan tapi saya malah sangat bangga sekali dengan sebutan Bang Somat didesa tersebut karena saya merasa itulah nama pangkat dan jabatan yang pantas tertuju untuk saya. Sampai sekian lama saya tidak pernah sowan ke tempat itu saya tetap mendapat julukan Bang Somat pada waktu mendapat informasi pesan berupa rasa kerindu-rinduan mereka dengan adanya saya diantara mereka, mungkin saja karena sikap saya yang seakan-akan membuat orang mudah tertawa atau bahkan karena cara saya menghibur mereka dengan banyak akal, begitulah sekiranya.

Lihat dan baca saja gaya bahasa maupun cara saya menulis dipostingan ini, pastinya sangat berantakan sekali bukan? mungkin saja ini karena ada aliran darah yang sedang menaikkan gejolak "Karena ada CINTA dari sebuh CITA-CITA" jadi seperti inilah kegilaan saya dari amburadulnya pemikiran saya, sebutlah saya sebagai Orang Gila berpangkuh Edan potensi ilmu pengetahuan berlatar belakang banyak metode dan modista.

Sebagian besar menyangka bahwa saya sedang berbicara dan masih menikmati bermimpi dalam dengkuran letih (Nglindur), boleh juga itu tapi silahkan nilai saya sepuas dan unlimited pola anda untuk saya. Sekian dulu dan terimakasih atas perhatian anda wahai para pembaca yang budiman-budiwati Blog Brilswibi / BISWIBI7 (Berbagi Ilmu Sang Windowsbie7).

Send Cloud:
[+] Twitter @macansewu73
[+] WhatsApp +62.89.632.642.343
tampak dari samping si Admin Blog
(Kang Fauzan)



Cari Blog Ini

Halaman

Popular Posts

Advertisement

Responsive Advertisement